#bitcoinspotetfends9dayinflowstreak
ETF Bitcoin spot menghentikan tren 9 hari arus masuk setelah terjadi penarikan lebih dari 200 juta dolar
Pasar kripto mencatat jeda dalam arus modal institusional. Setelah membukukan sembilan sesi beruntun dengan arus masuk bersih yang positif, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih total sebesar 201,81 juta dolar pada hari itu.
Pengambilan keuntungan, ditambah ketidakpastian makroekonomi global dan berbagai pidato terkait kebijakan moneter Bank Sentral AS (Federal Reserve), memicu kemunduran ini yang membawa harga Bitcoin kembali ke kisaran sekitar $77.000.
Pemicu kemunduran
1. Tekanan makroekonomi dan suku bunga
Komentar yang berhati-hati dari Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, selama simposium Jackson Hole menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga yang segera. Peringatan akan inflasi yang masih persisten memperkuat posisi dolar AS dan mendorong imbal hasil obligasi, sehingga berdampak negatif pada aset berisiko seperti kripto.
2. Pengambilan keuntungan setelah rally kuat
Bitcoin mengalami kenaikan mendekati 25% dalam beberapa minggu sebelumnya, melompat dari kisaran $64.000 hingga sempat menembus ambang $81.000. Bagi investor institusional, hambatan di antara $80.000 dan $81.000 berperan sebagai plafon resistensi alami, sehingga mendorong pengambilan keuntungan dalam jangka pendek.
Konteks teknis dan proyeksi
Meskipun terjadi pergerakan likuidasi, total aset yang dikelola ETF Bitcoin masih berada di dekat $96,5 miliar.
Level teknis kunci yang perlu dipantau analis berada pada $77.000 - $76.800. Jika Bitcoin mampu mempertahankan level support ini, arus negatif saat ini dapat dikategorikan sebagai penyesuaian pasar yang sehat sebelum kembali berupaya mengonsolidasikan kembali area psikologis di $80.000.
$BTC
ETF Bitcoin spot menghentikan tren 9 hari arus masuk setelah terjadi penarikan lebih dari 200 juta dolar
Pasar kripto mencatat jeda dalam arus modal institusional. Setelah membukukan sembilan sesi beruntun dengan arus masuk bersih yang positif, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar bersih total sebesar 201,81 juta dolar pada hari itu.
Pengambilan keuntungan, ditambah ketidakpastian makroekonomi global dan berbagai pidato terkait kebijakan moneter Bank Sentral AS (Federal Reserve), memicu kemunduran ini yang membawa harga Bitcoin kembali ke kisaran sekitar $77.000.
Pemicu kemunduran
1. Tekanan makroekonomi dan suku bunga
Komentar yang berhati-hati dari Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, selama simposium Jackson Hole menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga yang segera. Peringatan akan inflasi yang masih persisten memperkuat posisi dolar AS dan mendorong imbal hasil obligasi, sehingga berdampak negatif pada aset berisiko seperti kripto.
2. Pengambilan keuntungan setelah rally kuat
Bitcoin mengalami kenaikan mendekati 25% dalam beberapa minggu sebelumnya, melompat dari kisaran $64.000 hingga sempat menembus ambang $81.000. Bagi investor institusional, hambatan di antara $80.000 dan $81.000 berperan sebagai plafon resistensi alami, sehingga mendorong pengambilan keuntungan dalam jangka pendek.
Konteks teknis dan proyeksi
Meskipun terjadi pergerakan likuidasi, total aset yang dikelola ETF Bitcoin masih berada di dekat $96,5 miliar.
Level teknis kunci yang perlu dipantau analis berada pada $77.000 - $76.800. Jika Bitcoin mampu mempertahankan level support ini, arus negatif saat ini dapat dikategorikan sebagai penyesuaian pasar yang sehat sebelum kembali berupaya mengonsolidasikan kembali area psikologis di $80.000.
$BTC
