#YenPasses160PerDollarToOneMonthLow
Yen Melemah hingga Rp? ¥160 Per Dolar, Menyentuh Titik Terendah Satu Bulan
Yen Jepang melemah melewati level psikologis penting ¥160 per dolar, turun hingga sekitar 0,5% ke sekitar ¥160,20 dan mencapai titik terlemahnya dalam sebulan. Pergerakan ini terjadi ketika dolar AS menguat setelah nada yang lebih hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh terkait inflasi. �
The Business Times +1
Penurunan yen ini signifikan karena otoritas Jepang baru-baru ini melakukan intervensi di pasar mata uang. Pada 30–31 Juli, Amerika Serikat dan Jepang melakukan intervensi terkoordinasi pertama untuk membeli yen sejak 1998, yang sempat mendorong mata uang tersebut menguat menuju ¥155. Namun, sejak saat itu yen telah menyerahkan sebagian besar keuntungan tersebut. �
The Business Times
Pelaku pasar kini mengamati dengan saksama tanda-tanda potensi intervensi lain. Level ¥160 menjadi sangat penting bagi pembuat kebijakan, sementara dana lindung nilai telah meningkatkan posisi short-yen mereka untuk minggu kedua berturut-turut. �
The Business Times
Perhatian juga beralih ke pertemuan kebijakan Bank of Japan yang akan datang. Pasar memperhitungkan peluang besar terjadinya kenaikan suku bunga, yang dapat membantu menopang yen dengan mempersempit kesenjangan suku bunga terhadap Amerika Serikat. �
The Business Times
Bagi pasar global, pelemahan yen yang kembali terjadi dapat meningkatkan volatilitas di pasar valuta dan carry trade. Investor akan memantau secara ketat sinyal pemerintah Jepang, ekspektasi suku bunga AS, dan keputusan kebijakan BOJ berikutnya saat yen mendekati level-level yang sebelumnya memicu intervensi resmi. $AAPLB $NVDA.US
Yen Melemah hingga Rp? ¥160 Per Dolar, Menyentuh Titik Terendah Satu Bulan
Yen Jepang melemah melewati level psikologis penting ¥160 per dolar, turun hingga sekitar 0,5% ke sekitar ¥160,20 dan mencapai titik terlemahnya dalam sebulan. Pergerakan ini terjadi ketika dolar AS menguat setelah nada yang lebih hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh terkait inflasi. �
The Business Times +1
Penurunan yen ini signifikan karena otoritas Jepang baru-baru ini melakukan intervensi di pasar mata uang. Pada 30–31 Juli, Amerika Serikat dan Jepang melakukan intervensi terkoordinasi pertama untuk membeli yen sejak 1998, yang sempat mendorong mata uang tersebut menguat menuju ¥155. Namun, sejak saat itu yen telah menyerahkan sebagian besar keuntungan tersebut. �
The Business Times
Pelaku pasar kini mengamati dengan saksama tanda-tanda potensi intervensi lain. Level ¥160 menjadi sangat penting bagi pembuat kebijakan, sementara dana lindung nilai telah meningkatkan posisi short-yen mereka untuk minggu kedua berturut-turut. �
The Business Times
Perhatian juga beralih ke pertemuan kebijakan Bank of Japan yang akan datang. Pasar memperhitungkan peluang besar terjadinya kenaikan suku bunga, yang dapat membantu menopang yen dengan mempersempit kesenjangan suku bunga terhadap Amerika Serikat. �
The Business Times
Bagi pasar global, pelemahan yen yang kembali terjadi dapat meningkatkan volatilitas di pasar valuta dan carry trade. Investor akan memantau secara ketat sinyal pemerintah Jepang, ekspektasi suku bunga AS, dan keputusan kebijakan BOJ berikutnya saat yen mendekati level-level yang sebelumnya memicu intervensi resmi. $AAPLB $NVDA.US