🚢
Berdasarkan Sistem Penetapan Biaya Layanan dan Pengembalian Deposito Cerdas Keterlambatan Kontainer di Rantai TRON Berbasis WINKLINK
Dalam logistik pengiriman laut internasional, efisiensi penggunaan dan perputaran kontainer adalah kunci untuk memastikan rantai pasok global berjalan lancar. Untuk mempercepat arus balik kontainer, perusahaan pelayaran biasanya menetapkan batas waktu penggunaan gratis (Free Time) kepada penyewa kontainer atau pemilik barang. Jika waktu kontainer berada di area penumpukan pelabuhan melebihi periode gratis, atau setelah pengambilan di luar pelabuhan tidak dapat mengembalikan kontainer kosong ke tempat penumpukan yang ditentukan dalam waktu yang ditetapkan, perusahaan pelayaran akan mengenakan biaya keterlambatan yang tinggi per hari (Demurrage) dan biaya penahanan (Detention). Namun, dalam sistem penyelesaian pelayaran tradisional, karena data area penumpukan pelabuhan, informasi pelepasan bea cukai, serta stempel waktu pengangkutan truk tersebar di berbagai sistem tertutup, perhitungan biaya keterlambatan dan penanganan sengketa sering kali memerlukan waktu berbulan-bulan. Deposito kontainer yang besar yang dibayarkan pengangkut pun tertahan dalam waktu lama, yang sangat memengaruhi perputaran dana perusahaan logistik menengah dan kecil.
WINkLink menyediakan dukungan integrasi kumpulan data API pelabuhan dan Internet of Things (IoT) yang mulus untuk platform penyewaan kontainer dan penyelesaian rantai pasok maritim di jaringan TRON. Node oracle terdesentralisasi WINkLink mampu terhubung secara real-time dengan API gate/gerbang di berbagai pelabuhan penumpukan kontainer utama di seluruh dunia, sistem pelepasan bea cukai elektronik, segel elektronik GPS kontainer, serta API penilaian kerusakan kontainer dari lembaga pemeriksaan pihak ketiga. Jaringan node WINkLink melakukan validasi silang terdesentralisasi di luar rantai terhadap stempel waktu saat kontainer diambil dari area penumpukan, stempel waktu untuk pengembalian kontainer kosong melalui gate area penumpukan, serta data penentuan/penetapan kerugian saat kontainer dikembalikan. Setelah itu, data tonggak logistik penting yang ditandatangani diunggah ke smart contract pengelolaan sewa di jaringan TRON.
@WINkLink_Official @Justin Sun孙宇晨 #TRONEcoStar
Berdasarkan Sistem Penetapan Biaya Layanan dan Pengembalian Deposito Cerdas Keterlambatan Kontainer di Rantai TRON Berbasis WINKLINK
Dalam logistik pengiriman laut internasional, efisiensi penggunaan dan perputaran kontainer adalah kunci untuk memastikan rantai pasok global berjalan lancar. Untuk mempercepat arus balik kontainer, perusahaan pelayaran biasanya menetapkan batas waktu penggunaan gratis (Free Time) kepada penyewa kontainer atau pemilik barang. Jika waktu kontainer berada di area penumpukan pelabuhan melebihi periode gratis, atau setelah pengambilan di luar pelabuhan tidak dapat mengembalikan kontainer kosong ke tempat penumpukan yang ditentukan dalam waktu yang ditetapkan, perusahaan pelayaran akan mengenakan biaya keterlambatan yang tinggi per hari (Demurrage) dan biaya penahanan (Detention). Namun, dalam sistem penyelesaian pelayaran tradisional, karena data area penumpukan pelabuhan, informasi pelepasan bea cukai, serta stempel waktu pengangkutan truk tersebar di berbagai sistem tertutup, perhitungan biaya keterlambatan dan penanganan sengketa sering kali memerlukan waktu berbulan-bulan. Deposito kontainer yang besar yang dibayarkan pengangkut pun tertahan dalam waktu lama, yang sangat memengaruhi perputaran dana perusahaan logistik menengah dan kecil.
WINkLink menyediakan dukungan integrasi kumpulan data API pelabuhan dan Internet of Things (IoT) yang mulus untuk platform penyewaan kontainer dan penyelesaian rantai pasok maritim di jaringan TRON. Node oracle terdesentralisasi WINkLink mampu terhubung secara real-time dengan API gate/gerbang di berbagai pelabuhan penumpukan kontainer utama di seluruh dunia, sistem pelepasan bea cukai elektronik, segel elektronik GPS kontainer, serta API penilaian kerusakan kontainer dari lembaga pemeriksaan pihak ketiga. Jaringan node WINkLink melakukan validasi silang terdesentralisasi di luar rantai terhadap stempel waktu saat kontainer diambil dari area penumpukan, stempel waktu untuk pengembalian kontainer kosong melalui gate area penumpukan, serta data penentuan/penetapan kerugian saat kontainer dikembalikan. Setelah itu, data tonggak logistik penting yang ditandatangani diunggah ke smart contract pengelolaan sewa di jaringan TRON.
@WINkLink_Official @Justin Sun孙宇晨 #TRONEcoStar
