Para pencuri yang merampok sebuah museum di kota Villena, di tenggara Spanyol, mencuri sebagian besar harta karun emas dari Zaman Perunggu yang dianggap sebagai salah satu koleksi prasejarah paling penting di Eropa, hanya dalam waktu 4 menit.

“Qafqazinfo” melaporkan bahwa perampokan yang kemungkinan direncanakan dengan sangat baik terjadi di Museum Villena, yang terletak di kota Villena dekat Alicante, pada pagi hari.

Alarm keamanan museum berbunyi pada pukul 05:20. Hanya 4 menit kemudian, para pencuri melarikan diri dari lokasi kejadian dengan membawa sebagian besar koleksi yang terdiri dari 66 artefak, sebagian besar terbuat dari emas.

Menurut keterangan pejabat setempat, para pencuri masuk ke museum dengan merusak jendela. Meski dilaporkan sistem keamanan berfungsi sepenuhnya, menarik bahwa sesaat sebelum serangan, alarm di sebuah pusat olahraga di kota tersebut berbunyi. Polisi menyelidiki apakah tindakan itu dilakukan untuk mengalihkan perhatian pasukan keamanan.

Diketahui bahwa para pencuri tidak mengambil beberapa peralatan perak, sebuah gelang, serta beberapa hiasan yang terkait dengan rombongan upacara.

Perlu dicatat bahwa “Harta Karun Villena”, yang ditemukan pada tahun 1963 oleh arkeolog José María Soler di dasar sungai yang sudah kering, berasal dari sekitar tahun 1000 SM.

Koleksinya mencakup 29 gelang emas, 11 piring, peralatan untuk minuman dan berbagai perhiasan dekoratif. Nilai sejarah dan budayanya dianggap tidak ternilai. Disebutkan bahwa nilai material emas saja setidaknya 1,7 juta euro.

Penggunaan besi meteorit yang langka pada sebagian artefak membuat koleksi ini sangat unik bagi arkeologi dunia. $GOLD.US $XAUT $XAU

XAU
XAUUSDT
4,470.39
+0.10%