Menurut direktur riset Galaxy Digital, Alex Thorn, moving average 50 minggu secara historis berperan sebagai penghalang penentu antara pemulihan sementara di dalam pasar beruang dan transisi yang terkonfirmasi menuju siklus bull baru pada #Bitcoin . Kehilangan level tersebut di awal pasar beruang membuat kenaikan-kengan menjadi tidak valid sampai harga berhasil kembali berada di atasnya secara berkelanjutan.
Satu-satunya terobosan palsu terjadi selama pola double top antara April dan November 2021, ketika pantulan pada MA 50 tidak mampu mempertahankan kenaikan dan justru berujung pada penurunan baru.
Penutupan mingguan di atas rata-rata 50 minggu dianggap sebagai bias bullish berprobabilitas tinggi, tetapi bukan jaminan matematis bahwa siklus sudah berakhir. Untuk mengonfirmasi sinyalnya, analis teknis biasanya juga menuntut agar level yang ditembus tervalidasi sebagai support baru dan bahwa volume perdagangan mendukung akumulasi.
Satu-satunya terobosan palsu terjadi selama pola double top antara April dan November 2021, ketika pantulan pada MA 50 tidak mampu mempertahankan kenaikan dan justru berujung pada penurunan baru.
Penutupan mingguan di atas rata-rata 50 minggu dianggap sebagai bias bullish berprobabilitas tinggi, tetapi bukan jaminan matematis bahwa siklus sudah berakhir. Untuk mengonfirmasi sinyalnya, analis teknis biasanya juga menuntut agar level yang ditembus tervalidasi sebagai support baru dan bahwa volume perdagangan mendukung akumulasi.
