25 Agustus, sebuah era diam-diam berakhir.
SpaceX untuk terakhir kalinya meluncurkan satelit Starlink dari Florida menggunakan Falcon 9 — tujuh tahun, lebih dari 260 kali peluncuran, menopang seluruh konstelasi Starlink.
Wakil presiden Kiko Dontchev secara langsung mengonfirmasi: peluncuran Starlink di Florida sepenuhnya beralih ke Starship, sementara Falcon 9 akan pensiun secara bertahap. Frekuensi peluncuran di Florida turun dari 8–9 kali per bulan menjadi hanya 2 kali.
Begitu kabar ini keluar, seluruh internet langsung bertanya: gila ya?
Roket paling matang yang masih aktif justru dibuang begitu saja?
Maksud Musk sangat jelas: begitu Starship stabil dan terbang beberapa kali per minggu, Falcon 9 sudah saatnya masuk museum.
Bloomberg juga membocorkan bahwa SpaceX mungkin tidak lagi menerima pesanan komersial Falcon 9 baru setelah 2028.
Yang paling kunci: kali ini Starship benar-benar “bersinar”. Uji terbang ke-13: level atas berhasil mendarat lembut di Samudra Hindia, lalu diangkat kembali oleh kapal semi-submersible—kapal setinggi 171 kaki pulih sepenuhnya, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Musk ingin menyeretnya kembali dari Samudra Hindia ke Texas, perjalanan yang memakan waktu berbulan-bulan. Penerbangan ke-14 akan hadir bulan depan, dan batch pertama satelit Starlink V3 langsung masuk orbit. Starship V3, tinggi 124 meter, roket terkuat sepanjang sejarah, targetnya: meluncurkan 30 kali per hari.
Ada lagi rencana yang lebih gila: pada 8/28 diumumkan, mereka menggelontorkan 100 miliar dolar AS untuk membangun pusat peluncuran global terbesar di Louisiana—lebih dari 10 menara peluncuran, pembangkit listrik sendiri, pelabuhan air dalam, semuanya serba mandiri.
Musk juga melemparkan pernyataan: pendapatan SpaceX pada 2033 mencapai 3,5 triliun dolar AS—7 tahun lebih cepat dari prediksi JPMorgan (Morgan Stanley?) pada tahun 2040. 3,5 triliun dolar itu sebesar apa? Kira-kira setara dengan gabungan Apple + Microsoft + Google + Amazon—empat raksasa saat ini.
Falcon 9 “pensiun dengan gemilang”, Starship menggantikan, pusat peluncuran 100 miliar dolar, pendapatan 3,5 triliun—ini bukan perusahaan antariksa, ini ingin membangun sebuah entitas ekonomi seperti sebuah planet.
Tapi masalahnya: hingga sekarang Starship belum berhasil mewujudkan pemulihan menara, dan penggunaan ulang penuh dua tingkat belum juga berjalan mulus. Makin besar “omongan” yang ditiup, makin keras juga jatuhnya? Kamu yakin Starship akan menggantikan posisinya?
$SPCX
SpaceX untuk terakhir kalinya meluncurkan satelit Starlink dari Florida menggunakan Falcon 9 — tujuh tahun, lebih dari 260 kali peluncuran, menopang seluruh konstelasi Starlink.
Wakil presiden Kiko Dontchev secara langsung mengonfirmasi: peluncuran Starlink di Florida sepenuhnya beralih ke Starship, sementara Falcon 9 akan pensiun secara bertahap. Frekuensi peluncuran di Florida turun dari 8–9 kali per bulan menjadi hanya 2 kali.
Begitu kabar ini keluar, seluruh internet langsung bertanya: gila ya?
Roket paling matang yang masih aktif justru dibuang begitu saja?
Maksud Musk sangat jelas: begitu Starship stabil dan terbang beberapa kali per minggu, Falcon 9 sudah saatnya masuk museum.
Bloomberg juga membocorkan bahwa SpaceX mungkin tidak lagi menerima pesanan komersial Falcon 9 baru setelah 2028.
Yang paling kunci: kali ini Starship benar-benar “bersinar”. Uji terbang ke-13: level atas berhasil mendarat lembut di Samudra Hindia, lalu diangkat kembali oleh kapal semi-submersible—kapal setinggi 171 kaki pulih sepenuhnya, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Musk ingin menyeretnya kembali dari Samudra Hindia ke Texas, perjalanan yang memakan waktu berbulan-bulan. Penerbangan ke-14 akan hadir bulan depan, dan batch pertama satelit Starlink V3 langsung masuk orbit. Starship V3, tinggi 124 meter, roket terkuat sepanjang sejarah, targetnya: meluncurkan 30 kali per hari.
Ada lagi rencana yang lebih gila: pada 8/28 diumumkan, mereka menggelontorkan 100 miliar dolar AS untuk membangun pusat peluncuran global terbesar di Louisiana—lebih dari 10 menara peluncuran, pembangkit listrik sendiri, pelabuhan air dalam, semuanya serba mandiri.
Musk juga melemparkan pernyataan: pendapatan SpaceX pada 2033 mencapai 3,5 triliun dolar AS—7 tahun lebih cepat dari prediksi JPMorgan (Morgan Stanley?) pada tahun 2040. 3,5 triliun dolar itu sebesar apa? Kira-kira setara dengan gabungan Apple + Microsoft + Google + Amazon—empat raksasa saat ini.
Falcon 9 “pensiun dengan gemilang”, Starship menggantikan, pusat peluncuran 100 miliar dolar, pendapatan 3,5 triliun—ini bukan perusahaan antariksa, ini ingin membangun sebuah entitas ekonomi seperti sebuah planet.
Tapi masalahnya: hingga sekarang Starship belum berhasil mewujudkan pemulihan menara, dan penggunaan ulang penuh dua tingkat belum juga berjalan mulus. Makin besar “omongan” yang ditiup, makin keras juga jatuhnya? Kamu yakin Starship akan menggantikan posisinya?
$SPCX

