沃什一句话,9.6万人爆仓,比特币一夜跌回7万7
Semalam, seluruh dunia menunggu satu orang angkat bicara. Ketika Ketua The Fed Wosch tampil perdana di Jackson Hole, yang ditunggu justru bom nuklir: "Inflasi masih terlalu tinggi""Kondisi finansial tidak terlalu ketat""Kita masih punya pekerjaan yang harus dilakukan".
Terjemahkan ke bahasa manusia: bukan cuma tidak mau turunkan suku bunga, gue malah mau naikin.
Pasar langsung kaget setengah mati.
Peluang kenaikan suku bunga bulan September, dari 35% sebelum pidato, semalam langsung melonjak ke 60%—dua kali lipat. Bitcoin dari atas 80 ribu, langsung terjun bebas, level terendah menghantam 76.909 dolar, turun lebih dari 3,4% dalam 24 jam.
Di saham AS emas ikut ambruk, tapi pasar kripto yang jadi korban paling berat:
Dalam 24 jam terjadi likuidasi 487 juta dolar, 96.800 orang disingkirkan paksa dari posisi. Dan kebanyakan yang habis—adalah posisi long: 360 juta dolar berasal dari posisi long, khusus untuk long bitcoin saja menyumbang 141 juta.
Likuidasi terbesar: di Binance ada long Ethereum senilai 11,66 juta dolar—seketika jadi nol. Spot Bitcoin ETF juga tidak sanggup menahan, arus bersih sehari minus 202 juta dolar, mengakhiri mitos masuk beruntun selama 9 hari.
Apa yang paling menyebalkan?
Minggu lalu saja, Bitcoin baru mencatat kenaikan mingguan 22%, yang terkuat dalam tiga tahun, dari 64 ribu terus digeber sampai 80 ribu. Pasar seberapa girangnya?
Indeks Fear & Greed 73, layar penuh dengan kata "rakus". Hasilnya, satu pidato Wosch, semua long dikubur hidup-hidup di dalam lubang.
Tapi jangan buru-buru nangis, ceritanya masih berbalik: Sejak Agustus, Bitcoin masih naik 26%, ini Agustus terbaik sejak 2017; ETF Ethereum tidak jatuh malah menguat—arus masuk bersih harian 102 juta, dan sudah 10 hari berturut-turut; dan yang lebih penting, Wosch sendiri pernah mengakui bahwa Bitcoin adalah aset penting yang bisa menahan kebijakan moneter.
Kejatuhan ini lubang emas, atau lemparan sekop pertama di siklus kenaikan suku bunga? $BTC
Semalam, seluruh dunia menunggu satu orang angkat bicara. Ketika Ketua The Fed Wosch tampil perdana di Jackson Hole, yang ditunggu justru bom nuklir: "Inflasi masih terlalu tinggi""Kondisi finansial tidak terlalu ketat""Kita masih punya pekerjaan yang harus dilakukan".
Terjemahkan ke bahasa manusia: bukan cuma tidak mau turunkan suku bunga, gue malah mau naikin.
Pasar langsung kaget setengah mati.
Peluang kenaikan suku bunga bulan September, dari 35% sebelum pidato, semalam langsung melonjak ke 60%—dua kali lipat. Bitcoin dari atas 80 ribu, langsung terjun bebas, level terendah menghantam 76.909 dolar, turun lebih dari 3,4% dalam 24 jam.
Di saham AS emas ikut ambruk, tapi pasar kripto yang jadi korban paling berat:
Dalam 24 jam terjadi likuidasi 487 juta dolar, 96.800 orang disingkirkan paksa dari posisi. Dan kebanyakan yang habis—adalah posisi long: 360 juta dolar berasal dari posisi long, khusus untuk long bitcoin saja menyumbang 141 juta.
Likuidasi terbesar: di Binance ada long Ethereum senilai 11,66 juta dolar—seketika jadi nol. Spot Bitcoin ETF juga tidak sanggup menahan, arus bersih sehari minus 202 juta dolar, mengakhiri mitos masuk beruntun selama 9 hari.
Apa yang paling menyebalkan?
Minggu lalu saja, Bitcoin baru mencatat kenaikan mingguan 22%, yang terkuat dalam tiga tahun, dari 64 ribu terus digeber sampai 80 ribu. Pasar seberapa girangnya?
Indeks Fear & Greed 73, layar penuh dengan kata "rakus". Hasilnya, satu pidato Wosch, semua long dikubur hidup-hidup di dalam lubang.
Tapi jangan buru-buru nangis, ceritanya masih berbalik: Sejak Agustus, Bitcoin masih naik 26%, ini Agustus terbaik sejak 2017; ETF Ethereum tidak jatuh malah menguat—arus masuk bersih harian 102 juta, dan sudah 10 hari berturut-turut; dan yang lebih penting, Wosch sendiri pernah mengakui bahwa Bitcoin adalah aset penting yang bisa menahan kebijakan moneter.
Kejatuhan ini lubang emas, atau lemparan sekop pertama di siklus kenaikan suku bunga? $BTC

