Kalshi kalah dalam sebuah perkara hukum yang sangat penting
Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan menyampaikan dengan sangat lugas: mendapatkan izin CFTC tidak berarti mendapatkan semacam tiket yang dapat digunakan untuk menghindari regulasi BC di seluruh negara bagian AS.
Kalshi menekankan bahwa dirinya bukan perusahaan BC tradisional, melainkan platform perdagangan kontrak yang diatur oleh CFTC. Pengguna yang bertransaksi bukanlah “taruhan”, melainkan “kontrak untuk acara olahraga”.
Pengadilan menilai bahwa jika sebuah produk yang diperdagangkan adalah hasil pertandingan—termasuk spread, total poin besar-kecil, data pemain, bahkan parlay—maka apa pun namanya “kontrak peristiwa” atau “pasar prediksi”, pada dasarnya sangat dekat dengan olahraga BC.
Tidak bisa karena mengubah “taruhan” menjadi membeli Yes atau membeli No, lalu ia otomatis berubah menjadi instrumen derivatif keuangan.
Karena itu, pengadilan menyatakan bahwa kontrak olahraga Kalshi tidak termasuk “swap contract” yang dapat memicu yurisdiksi eksklusif CFTC, sehingga negara bagian Nevada tetap dapat mengaturnya berdasarkan regulasi BC setempat. Pengadilan juga menegaskan bahwa aturan yang berlaku dari CFTC sendiri juga melarang pencantuman kontrak terkait “BC” dalam bursa pasar kontrak.
Sebelumnya, Pengadilan Banding Sirkuit Ketiga dalam perkara di New Jersey pernah berada di pihak Kalshi, dengan alasan kontrak acara olahraga dapat masuk dalam pengertian “swap” berdasarkan definisi dalam Undang-Undang Perdagangan Komoditas, sehingga akan berada di bawah pengawasan CFTC secara terpadu dan pemerintah negara bagian tidak lagi dapat mengintervensi dengan regulasi BC.
Kini, konflik sudut pandang telah muncul di antara berbagai pengadilan banding sirkuit yang berbeda di Amerika.
Prediksi olahraga dan prediksi politik atau pemilu secara hukum tidak selalu harus ditempatkan dalam keranjang yang sama.
Predict juga memiliki peringatan yang sangat kuat.
Olahraga dan gim memang merupakan skenario berpotensi besar untuk pasar prediksi frekuensi tinggi, tetapi sekaligus merupakan bagian yang paling berisiko dari sisi regulasi.
Jika Predict ke depan memprioritaskan pengembangan pasar olahraga, selain likuiditas, variasi permainan, dan efisiensi penyelesaian, perusahaan juga perlu mempertimbangkan lebih awal perihal perizinan, KYC, batasan wilayah, serta batasan kepatuhan.
Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan menyampaikan dengan sangat lugas: mendapatkan izin CFTC tidak berarti mendapatkan semacam tiket yang dapat digunakan untuk menghindari regulasi BC di seluruh negara bagian AS.
Kalshi menekankan bahwa dirinya bukan perusahaan BC tradisional, melainkan platform perdagangan kontrak yang diatur oleh CFTC. Pengguna yang bertransaksi bukanlah “taruhan”, melainkan “kontrak untuk acara olahraga”.
Pengadilan menilai bahwa jika sebuah produk yang diperdagangkan adalah hasil pertandingan—termasuk spread, total poin besar-kecil, data pemain, bahkan parlay—maka apa pun namanya “kontrak peristiwa” atau “pasar prediksi”, pada dasarnya sangat dekat dengan olahraga BC.
Tidak bisa karena mengubah “taruhan” menjadi membeli Yes atau membeli No, lalu ia otomatis berubah menjadi instrumen derivatif keuangan.
Karena itu, pengadilan menyatakan bahwa kontrak olahraga Kalshi tidak termasuk “swap contract” yang dapat memicu yurisdiksi eksklusif CFTC, sehingga negara bagian Nevada tetap dapat mengaturnya berdasarkan regulasi BC setempat. Pengadilan juga menegaskan bahwa aturan yang berlaku dari CFTC sendiri juga melarang pencantuman kontrak terkait “BC” dalam bursa pasar kontrak.
Sebelumnya, Pengadilan Banding Sirkuit Ketiga dalam perkara di New Jersey pernah berada di pihak Kalshi, dengan alasan kontrak acara olahraga dapat masuk dalam pengertian “swap” berdasarkan definisi dalam Undang-Undang Perdagangan Komoditas, sehingga akan berada di bawah pengawasan CFTC secara terpadu dan pemerintah negara bagian tidak lagi dapat mengintervensi dengan regulasi BC.
Kini, konflik sudut pandang telah muncul di antara berbagai pengadilan banding sirkuit yang berbeda di Amerika.
Prediksi olahraga dan prediksi politik atau pemilu secara hukum tidak selalu harus ditempatkan dalam keranjang yang sama.
Predict juga memiliki peringatan yang sangat kuat.
Olahraga dan gim memang merupakan skenario berpotensi besar untuk pasar prediksi frekuensi tinggi, tetapi sekaligus merupakan bagian yang paling berisiko dari sisi regulasi.
Jika Predict ke depan memprioritaskan pengembangan pasar olahraga, selain likuiditas, variasi permainan, dan efisiensi penyelesaian, perusahaan juga perlu mempertimbangkan lebih awal perihal perizinan, KYC, batasan wilayah, serta batasan kepatuhan.

