šØ APAKAH BITCOIN MENGIKUTI POLA LIVERMORE 1929?
Satu bagan Bitcoin sedang membuat kasus yang sangat bullish.
Tesis ini membandingkan struktur BTC saat ini dengan pola akumulasi terkenal milik Jesse Livermore dari tahun 1929.
Menurut modelnya:
š Titik 1ā7 ā sudah terjadi
š Titik 8 ā fase ekspansi potensial berikutnya
Jalur yang diproyeksikan:
šÆ $130K ā target besar pertama
šÆ $310K ā target potensial berikutnya
š Lalu ā koreksi besar
Gagasannya didasarkan pada konsep Accumulation Cylinder milik Livermore,
ketika akumulasi yang berlangsung lama diikuti oleh fase ekspansi yang sangat kuat. Versi BTC dari tesis ini sebelumnya pernah memproyeksikan target yang jauh lebih tinggi.
Namun ada perbedaan penting:
Pola historis adalah sebuah skenario, bukan jaminan.
Jika BTC terus mengikuti struktur tersebut, potensi kenaikannya bisa sangat besar.
Jika pola itu patah, target-target tersebut menjadi tidak relevan.
Apakah kita sedang memasuki fase ekspansi berikutnya Bitcoin ā atau ini kasus lain dari menyocokkan sejarah dengan bagan? š
$BTC
Satu bagan Bitcoin sedang membuat kasus yang sangat bullish.
Tesis ini membandingkan struktur BTC saat ini dengan pola akumulasi terkenal milik Jesse Livermore dari tahun 1929.
Menurut modelnya:
š Titik 1ā7 ā sudah terjadi
š Titik 8 ā fase ekspansi potensial berikutnya
Jalur yang diproyeksikan:
šÆ $130K ā target besar pertama
šÆ $310K ā target potensial berikutnya
š Lalu ā koreksi besar
Gagasannya didasarkan pada konsep Accumulation Cylinder milik Livermore,
ketika akumulasi yang berlangsung lama diikuti oleh fase ekspansi yang sangat kuat. Versi BTC dari tesis ini sebelumnya pernah memproyeksikan target yang jauh lebih tinggi.
Namun ada perbedaan penting:
Pola historis adalah sebuah skenario, bukan jaminan.
Jika BTC terus mengikuti struktur tersebut, potensi kenaikannya bisa sangat besar.
Jika pola itu patah, target-target tersebut menjadi tidak relevan.
Apakah kita sedang memasuki fase ekspansi berikutnya Bitcoin ā atau ini kasus lain dari menyocokkan sejarah dengan bagan? š
$BTC
