Tadi malam waktu Beijing, setelah Kevin Warsh berbicara di Jackson Hole, respons pasar sangat jujur:

Indeks dolar melesat cepat ke 99,67; emas sempat jatuh menembus 4.500 dolar AS per ounce; imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun naik jelas; tenor 10 tahun naik tipis; dan tenor 30 tahun relatif terkendali.

Kumpulan harga ini mengatakan satu hal:

Pasar sekali lagi mengangkat kembali "risiko kenaikan suku bunga" ke meja.

Tapi yang benar-benar menarik adalah, Warsh tidak secara tegas mengatakan "akan menaikkan suku bunga". Yang ia katakan adalah: jika inflasi tidak kembali ke 2%, maka The Fed masih punya pekerjaan lebih banyak yang harus dilakukan.

Kalimat ini canggih. Tidak berjanji menaikkan suku bunga, tapi juga tidak menutup kemungkinan kenaikan; tidak memberi jawaban kepada pasar, hanya memberi tekanan. Akhirnya, probabilitas kenaikan suku bunga naik dari sekitar 35% menjadi mendekati 60%.

Suku bunga jangka pendek dinaikkan, maka dana global secara alami kembali ke dolar AS. Karena dolar menyerap likuiditas, emas dan kripto pun ikut tertekan. Saat imbal hasil obligasi AS terasa lebih menarik, biaya kesempatan untuk memegang aset tanpa kupon seperti emas dan BTC menjadi lebih tinggi.

Jadi tadi malam bukan sekadar nada hawkish, melainkan manajemen ekspektasi yang tepat sasaran.

Saya pikir yang sebenarnya ingin dilakukan Waller ada tiga hal:

Menghancurkan angan-angan pasar soal penurunan suku bunga;

Mengambil kembali kemandirian kebijakan dari The Fed;

Dengan pernyataan yang samar, memberi ruang untuk kebijakan di masa depan.

Ada satu hal lagi yang sangat penting: dia membahas AI dalam kerangka makro.

Komputasi, energi, pusat data—tidak lagi sekadar cerita saham teknologi, dan bisa menjadi faktor produksi baru. Jika AI benar-benar mampu meningkatkan produktivitas, ia akan memengaruhi pertumbuhan potensial AS, inflasi jangka panjang, dan jalur suku bunga.

Jadi dalam jangka pendek melihat likuiditas, dalam jangka panjang melihat produktivitas.

Ke depan, jangan hanya mendengar pidato; lihat bagaimana harga 'memilih': obligasi AS tenor 2 tahun, dolar AS, emas, harga minyak, dan BTC.

Pasar selalu lebih jujur daripada naskah pidatonya.

Menurut kalian, gelombang tadi malam ini adalah manajemen ekspektasi yang hawkish, atau justru persiapan untuk menaikkan suku bunga lagi?