29 Agustus, penurunan tajam BNB kali ini pada dasarnya adalah “tembok kota kebobolan, ikan di kolam ikut terkena”. Pertama-tama, sang pemimpin besar, Bitcoin, tidak mampu bertahan; langsung turun menembus batas 80.000 dolar AS. Seluruh pasar kripto ikut terjun bebas, sehingga BNB mau tidak mau ikut terseret oleh kondisi lingkungan yang buruk.

Kedua, sentimen pasar terlalu rapuh. Sebelumnya, semua orang melihat BNB naik, lalu menambah leverage untuk long; akibatnya ketika pasar besar sedikit terkoreksi, itu langsung memicu likuidasi paksa dalam skala besar (margin call meledak). Penjualan yang mekanis ini membuat harga jatuh lebih dalam, sehingga terbentuk siklus yang merugikan.

Terakhir, semua orang di hati masih menggantung satu batu—menunggu sinyal penurunan suku bunga dari The Fed. Kebijakan masih belum jelas, dana besar tidak berani bergerak sembarangan; banyak yang memilih mengambil profit atau menunggu. Jadi, penurunan drastis kali ini terutama disebabkan oleh tekanan dari pasar makro serta kepanikan yang dipicu oleh likuidasi akibat leverage.

$BNB