$SPXL.ETF Catatan Perdagangan Bagi Ko 2026-08-29
Hari ini Ketua Federal Reserve (The Fed) Powell berpidato. Yang penting bukan apa yang ia katakan, melainkan respons pasar.
Imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun melonjak. Ini menunjukkan pasar memperkirakan akan ada langkah kenaikan suku bunga oleh The Fed, bukan kebijakan bertahan (seolah-olah pelonggaran). Hari ini harga emas juga anjlok, yang ikut membuktikan ekspektasi pasar tersebut;
Imbal hasil tenor 30 tahun sempat turun lalu naik kembali. Selisih 30-2利差 (30 tahun dikurangi 2 tahun) menyempit, menandakan pasar yakin penurunan suku bunga antara tenor pendek dan panjang akan terjadi.
Singkatnya, pasar menyadari kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga, dan probabilitas kenaikan suku bunga di bulan September mendekati 60%. Jika imbal hasil jangka pendek dan panjang benar-benar bisa turun, ini akan menjadi sentimen “short untuk yang pendek, long untuk yang panjang”.
Hari ini kinerja pasar secara keseluruhan cenderung stabil; indeks utama tetap mempertahankan tren bullish yang baik. Namun, breadth pasar (keluasan pergerakan) menyempit, partisipasi menurun, dan sektor semikonduktor masih menghadapi hambatan besar. Di sisi lain, hari ini Mag7 selain NVDA dan TSLA semuanya naik tajam, menunjukkan investor memiliki sentimen kuat untuk mencari perlindungan (hedging)—perusahaan-perusahaan ini tetap yang paling menghasilkan keuntungan, dan kemampuan mereka menghadapi guncangan akibat kenaikan suku bunga serta inflasi juga lebih kuat. Jadi, performa indeks hari ini tidak buruk, tetapi pergerakan saham individu sangat terpecah.
Intinya, kondisi pasar saat ini sangat sulit. Tidak ada kesinambungan pada pergerakan saham individu; biaya gesekan untuk melakukan short pada indeks sangat tinggi. Tidak lama lagi kita masuk September—bulan dengan statistik performa terburuk dalam sejarah pasar saham AS. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, dan satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah bersiap.
Di Wall Street ada satu kebijaksanaan lama: jangan melawan The Fed (Don't fight the Fed). Jika The Fed cenderung ketat (tightening), itu akan menjadi angin kencang terbesar bagi pasar. Pasar secara umum sangat memperhatikan imbal hasil 10 tahun; jika mendekati atau menembus 5%, ini dapat memberikan dampak besar pada psikologi pasar. Namun, Wall Street juga punya kebijaksanaan lama lain: jangan melawan pasar (Don't fight the Market). Jika pasar belum menunjukkan tanda-tanda ingin turun, jangan dengan mudah melakukan short.
Hari ini, saat sesi berjalan, sesuai rencana saya menutup posisi short protektif yang sebelumnya saya pegang. Jika dua indeks besar kembali melemah, barulah lakukan hedging pada saat yang diperlukan (ketika ada tanda-tandanya).
Hari ini Ketua Federal Reserve (The Fed) Powell berpidato. Yang penting bukan apa yang ia katakan, melainkan respons pasar.
Imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun melonjak. Ini menunjukkan pasar memperkirakan akan ada langkah kenaikan suku bunga oleh The Fed, bukan kebijakan bertahan (seolah-olah pelonggaran). Hari ini harga emas juga anjlok, yang ikut membuktikan ekspektasi pasar tersebut;
Imbal hasil tenor 30 tahun sempat turun lalu naik kembali. Selisih 30-2利差 (30 tahun dikurangi 2 tahun) menyempit, menandakan pasar yakin penurunan suku bunga antara tenor pendek dan panjang akan terjadi.
Singkatnya, pasar menyadari kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga, dan probabilitas kenaikan suku bunga di bulan September mendekati 60%. Jika imbal hasil jangka pendek dan panjang benar-benar bisa turun, ini akan menjadi sentimen “short untuk yang pendek, long untuk yang panjang”.
Hari ini kinerja pasar secara keseluruhan cenderung stabil; indeks utama tetap mempertahankan tren bullish yang baik. Namun, breadth pasar (keluasan pergerakan) menyempit, partisipasi menurun, dan sektor semikonduktor masih menghadapi hambatan besar. Di sisi lain, hari ini Mag7 selain NVDA dan TSLA semuanya naik tajam, menunjukkan investor memiliki sentimen kuat untuk mencari perlindungan (hedging)—perusahaan-perusahaan ini tetap yang paling menghasilkan keuntungan, dan kemampuan mereka menghadapi guncangan akibat kenaikan suku bunga serta inflasi juga lebih kuat. Jadi, performa indeks hari ini tidak buruk, tetapi pergerakan saham individu sangat terpecah.
Intinya, kondisi pasar saat ini sangat sulit. Tidak ada kesinambungan pada pergerakan saham individu; biaya gesekan untuk melakukan short pada indeks sangat tinggi. Tidak lama lagi kita masuk September—bulan dengan statistik performa terburuk dalam sejarah pasar saham AS. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, dan satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah bersiap.
Di Wall Street ada satu kebijaksanaan lama: jangan melawan The Fed (Don't fight the Fed). Jika The Fed cenderung ketat (tightening), itu akan menjadi angin kencang terbesar bagi pasar. Pasar secara umum sangat memperhatikan imbal hasil 10 tahun; jika mendekati atau menembus 5%, ini dapat memberikan dampak besar pada psikologi pasar. Namun, Wall Street juga punya kebijaksanaan lama lain: jangan melawan pasar (Don't fight the Market). Jika pasar belum menunjukkan tanda-tanda ingin turun, jangan dengan mudah melakukan short.
Hari ini, saat sesi berjalan, sesuai rencana saya menutup posisi short protektif yang sebelumnya saya pegang. Jika dua indeks besar kembali melemah, barulah lakukan hedging pada saat yang diperlukan (ketika ada tanda-tandanya).