#WarshSaysInflationIsFedTopFocus Ketua Federal Reserve Kevin Warsh sedang mengembalikan inflasi ke pusat percakapan pasar, dan itu penting bagi kripto.

Di Jackson Hole, Warsh mengatakan bahwa ukuran inflasi yang menjadi preferensi The Fed masih jauh di atas target 2%, sementara kemajuan terbaru menuju stabilitas harga terbatas. Pesannya jelas: jika inflasi tidak bergerak meyakinkan menuju target, kebijakan moneter yang lebih ketat masih bisa diperlukan.

Bagi trader kripto, bagian pentingnya bukan sekadar kemungkinan kenaikan suku bunga. Yang terpenting adalah apa artinya bagi likuiditas dan selera risiko. The Fed yang lebih hawkish dapat menjaga imbal hasil Treasury tetap tinggi dan mengurangi jumlah modal yang bersedia berpindah ke aset berisiko lebih tinggi seperti Bitcoin dan altcoin. Pasar bahkan sudah mulai memperhitungkan probabilitas yang lebih tinggi untuk kenaikan suku bunga pada bulan September setelah komentar Warsh.

Namun, ini tidak otomatis berarti pergerakan bearish untuk kripto. Responsnya akan sangat bergantung pada data inflasi, ketenagakerjaan, dan kondisi keuangan yang lebih luas yang akan datang.

Untuk saat ini, kesimpulan utamanya adalah para trader sebaiknya tidak menganggap akan ada jalur yang mudah menuju suku bunga yang lebih rendah. Jika inflasi tetap lengket, kebijakan moneter bisa tetap bersifat membatasi lebih lama, sehingga volatilitas tetap tinggi di seluruh aset berisiko.

$BTC
$BEAT
$MAGMA