Mulutku sialan yang pernah ‘mengucapkan berkah’ ini—沃什 (Powell) dalam pidatonya di konferensi Jackson Hole kemarin secara tegas menyatakan bahwa inflasi masih berada di atas target 2%. The Fed saat ini harus memprioritaskan stabilitas harga. Nada yang sangat hawkish langsung memadamkan harapan pasar bahwa kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan September. Aset berisiko seperti $BTC , $XAU , dan lainnya langsung terjun; probabilitas tersirat bahwa September akan menaikkan suku bunga 25 basis poin melonjak tajam hingga sekitar 57%; imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun naik sekitar 12,4 basis poin

Kelihatannya fase ‘cash is king’ belum berakhir—pasar sedang beralih dari permainan spekulasi penurunan suku bunga menjadi penetapan harga untuk kenaikan suku bunga. Pergantian ekspektasi yang begitu ekstrem ini juga menjadi pemicu kepanikan likuiditas. Jika沃什 tetap bersikeras tidak akan berhenti sebelum inflasi kembali ke 2%, maka sepanjang sisa waktu tahun 2026 nanti, pemulihan valuasi untuk aset berisiko akan terasa sangat menyakitkan. Bagi trader biasa, jangan membesarkan leverage di saat volatilitas ekspektasi seperti ini; karena penetapan harga di pasar sekarang sangat tidak stabil, setiap gangguan dari data apa pun bisa menjadi ‘panen dua arah’

Terakhir,沃什 menyinggung bahwa AI akan meningkatkan produktivitas. Ini mungkin menjadi satu-satunya ‘alat’ baginya untuk menjaga suku bunga tetap tinggi sekaligus mencegah ekonomi mengalami hard landing. Jika peningkatan produktivitas yang dipicu AI tidak mampu menutup biaya bunga utang, maka pengetatan (kenaikan suku bunga) dari沃什 akan menjadi semacam bunuh diri #沃什称通胀是美联储首要关注 #比特币24小时跌3.4%至7.74万美元