Kemarin ada yang bertanya padaku: "Bisa nggak pacar Jing Tian dikejar?"

Aku bilang, anjing tanah ini nggak bisa. Nadanya datar, tanpa banyak penjelasan.

Pihak lain menimpali: "Kalau kali ini beda?"

Aku tidak membalas lagi. Karena aku tahu, dalam 24 jam, jawaban akan menggantikan posisiku.

Sekarang hasilnya sudah keluar—nilainya tinggal nol saja.

Bukan karena aku punya semacam kemampuan super, dan bukan pula karena aku mengaktifkan mata langit. Ini karena naskah seperti ini—aku sudah lihat berkali-kali di dunia coin: satu nama, satu topik hangat, sekelompok orang yang FOMO, ditambah ilusi "kali ini benar-benar beda".

Kalau empat hal ini sudah lengkap, jadilah jamuan standar ala anjing tanah. Dan ujung dari jamuan itu, dari dulu sampai sekarang, hanya satu: siapa yang lari paling lambat, dialah yang membayar.

Kemarin aku bilang itu tidak akan bisa—bukan tebak-tebakan. Setiap indikator di tubuhnya memberi tahu aku: ini benar-benar naskah penipuan dana standar.

Tidak ada produk, tidak ada pengguna, tidak ada pendapatan, bahkan whitepaper pun tidak ada yang layak. Yang ada hanya dua kata: "popularitas". Dan popularitas seperti itu datang cepat, pergi bahkan lebih cepat.

Hari ini sudah kembali ke nol. Ada yang bilang ini black swan, ada yang bilang ini skema banting harga (dump), ada yang bilang bandar tidak punya etika.

Sebenarnya tidak ada yang tepat.

Hanya saja memang seharusnya begitu.

Memprediksi ini terdengar seperti hal yang gaib, tapi kalau diucapkan, itu cuma satu kalimat: kalau kamu sudah cukup sering melihat orang yang bisa kaya mendadak dalam semalam, kamu akan tahu yang mana akting dan yang mana kenyataan. Dan kenyataannya sering kali begini—kebanyakan anjing tanah, sejak mereka lahir, titik akhirnya sudah ditulis.

Kemarin aku mengucapkan jawabannya, hari ini pasar yang memverifikasinya.

Nilai (emasnya) masih naik, tapi kali ini yang naik bukan harga koinnya—melainkan nilai dari ucapanku.

Nanti kalau aku bicara lagi "tidak bisa", harapannya kamu tidak datang untuk bertanya "kenapa", melainkan kamu sudah menarik tanganmu kembali.

Karena di pasar ini, rugi sedikit lebih jarang terjadi daripada untung sedikit. Kadang, menghindari rugi satu kali itu lebih sulit daripada menghasilkan untung satu kali.