$TRUMP Pasar sudah sepenuhnya “PUA” oleh dia.
Naik karena dia memberi sebutir gula; turun karena dia menampar. Tapi semua pemain tahu ini “kasino”, namun tidak ada yang mau turun meja, karena semua orang merasa mereka bisa menyesuaikan ritme.
Pertama, semua orang menatap mulutnya itu.
Sekarang dia adalah “pasar kebijakan” yang khas—hari ini mengancam pajak, besok mungkin menundanya. Dalam kondisi pasar seperti roller coaster ini, naik-turun sama sekali tidak melihat fundamental; yang dilihat hanya cuitan Twitter Gedung Putih. Semua orang paham, selama dia melunak, itu adalah kesempatan untuk memungut uang.
Kedua, keserakahan mengalahkan rasa takut.
Meskipun tahu dia punya “selisih informasi”, misalnya setiap kali kabar buruk mendarat dia bisa dengan tepat menebar posisi bawah, namun bisikan serakah di hati para trader ritel selalu ikut mengganggu: “Kalau dia bisa untung, mengapa saya tidak?” Jadi begitu harga turun sedikit saja, ada yang ingin mengincar posisi bawah. Mentalitas “coba peruntungan” seperti ini membuat harga tak bisa benar-benar jatuh; dan begitu ada kabar yang mulai mereda, orang-orang langsung berbondong-bondong mengejar, menyebabkan lonjakan yang meledak dalam sekejap.
Intinya, ini seperti lini produksi: membangun suasana, menarik harga, membongkar (mengambil untung), lalu kembali nol. Setiap putaran selalu sama; yang selalu tertipu adalah batch orang baru yang sudah terlanjur menggila berjudi, dan yang diperdagangkan adalah taruhan atas karakter Trump. Semakin liar volatilitasnya, semakin gembira para penjudi—pokoknya tak ada yang mau ketinggalan gelombang “kaya mendadak” berikutnya.
Kalau tertarik, bisa mampir ke ruang obrolan untuk ngobrol
#SOL本周上涨20% #加州通过法案拟禁官员发行Meme币
Naik karena dia memberi sebutir gula; turun karena dia menampar. Tapi semua pemain tahu ini “kasino”, namun tidak ada yang mau turun meja, karena semua orang merasa mereka bisa menyesuaikan ritme.
Pertama, semua orang menatap mulutnya itu.
Sekarang dia adalah “pasar kebijakan” yang khas—hari ini mengancam pajak, besok mungkin menundanya. Dalam kondisi pasar seperti roller coaster ini, naik-turun sama sekali tidak melihat fundamental; yang dilihat hanya cuitan Twitter Gedung Putih. Semua orang paham, selama dia melunak, itu adalah kesempatan untuk memungut uang.
Kedua, keserakahan mengalahkan rasa takut.
Meskipun tahu dia punya “selisih informasi”, misalnya setiap kali kabar buruk mendarat dia bisa dengan tepat menebar posisi bawah, namun bisikan serakah di hati para trader ritel selalu ikut mengganggu: “Kalau dia bisa untung, mengapa saya tidak?” Jadi begitu harga turun sedikit saja, ada yang ingin mengincar posisi bawah. Mentalitas “coba peruntungan” seperti ini membuat harga tak bisa benar-benar jatuh; dan begitu ada kabar yang mulai mereda, orang-orang langsung berbondong-bondong mengejar, menyebabkan lonjakan yang meledak dalam sekejap.
Intinya, ini seperti lini produksi: membangun suasana, menarik harga, membongkar (mengambil untung), lalu kembali nol. Setiap putaran selalu sama; yang selalu tertipu adalah batch orang baru yang sudah terlanjur menggila berjudi, dan yang diperdagangkan adalah taruhan atas karakter Trump. Semakin liar volatilitasnya, semakin gembira para penjudi—pokoknya tak ada yang mau ketinggalan gelombang “kaya mendadak” berikutnya.
Kalau tertarik, bisa mampir ke ruang obrolan untuk ngobrol
#SOL本周上涨20% #加州通过法案拟禁官员发行Meme币
