Waller, anggota Dewan The Federal Reserve (Christopher Waller), menyampaikan pidato pada malam Jumat pekan lalu selama Konferensi Perbankan Sentral Tahunan global di Jackson Hole. Menurut penilaian analis pasar StoneX Fawad Razaqzada, Waller secara tegas menyatakan bahwa ia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada forward guidance, serta menolak membuat komitmen di muka terkait keputusan suku bunga pada bulan September. Meski nada hawkish tersebut membuat probabilitas pasar untuk pengetatan 25 basis poin pada bulan September yang semula 30% cepat naik menjadi sekitar 50%, hal itu juga mencerminkan bahwa pihak pengambil keputusan belum sepenuhnya menutup ruang untuk melihat perkembangan. Poin-poin kunci tetap akan sangat bergantung pada data berdampak besar yang akan segera dirilis.
Dari sudut pandang pertarungan makro, respons sentimen pasar terhadap pernyataan hawkish ini dinilai agak terlalu “dibanderol” secara berlebihan. Dalam pidatonya, Waller memang menegaskan kembali bahwa memerangi inflasi tetap menjadi prioritas utama, tetapi juga menyatakan keyakinan bahwa inflasi inti secara bertahap mendekati target yang telah ditetapkan oleh The Fed. Dalam mekanisme pengambilan keputusan yang sangat bergantung pada data (data-dependent), sebelum rapat kebijakan moneter bulan September, masih akan dirilis laporan ketenagakerjaan nonfarm (NFP) dan data inflasi CPI. Mengingat belakangan ini terlihat tanda-tanda bahwa data tenaga kerja melemah di luar perkiraan, selama data makro berikutnya terus menunjukkan tren pendinginan, ekspektasi kenaikan suku bunga bulan September kemungkinan besar akan segera dipatahkan dan berbalik turun di pasar.
Di pasar keuangan makro, setelah sempat terjadi lonjakan impulsif singkat, Indeks Dolar dan imbal hasil obligasi AS kurang memiliki momentum untuk menembus secara berkelanjutan level resistensi kunci sebelumnya. Rebound teknis yang dipicu oleh sikap hawkish dari pejabat pada dasarnya memberikan konfirmasi “pullback” yang sehat bagi ekspektasi likuiditas makro. Harga tarik-menarik pasar terhadap probabilitas pengetatan 50/50 menunjukkan bahwa momentum pihak yang bearish (short) sudah mulai melemah. Begitu data di sisi fundamental menunjukkan sinyal yang lesu, pasar obligasi dan aset berisiko akan menghadapi lonjakan tajam untuk menutup posisi short (short covering) serta tren perbaikan valuasi.
Bagi pasar kripto, gangguan sentimen makro justru menyediakan struktur peluang yang sangat baik untuk strategi beli di area rendah (buy the dip). $BTC menunjukkan daya rekat berantai (chain-on acceptance) yang sangat kuat saat mencerna dampak kenaikan probabilitas kenaikan suku bunga. Zona dukungan kunci tidak terlempar secara efektif, dan tersaji karakteristik osilasi sehat dengan volume mengecil (shrinking volume) saat membentuk dasar. Seiring ekspektasi hawkish yang sudah sepenuhnya tercerna, ditambah dengan katalis pendinginan data makro yang mendorong The Fed beralih ke sikap yang lebih dovish, pemulihan risk appetite akan segera mendorong dana kembali mengalir ke ekosistem kripto, sekaligus menghimpun tenaga yang cukup bagi penembusan ke atas pada periode berikutnya.📈
#fed #加息预期 #Analisis makro
Dari sudut pandang pertarungan makro, respons sentimen pasar terhadap pernyataan hawkish ini dinilai agak terlalu “dibanderol” secara berlebihan. Dalam pidatonya, Waller memang menegaskan kembali bahwa memerangi inflasi tetap menjadi prioritas utama, tetapi juga menyatakan keyakinan bahwa inflasi inti secara bertahap mendekati target yang telah ditetapkan oleh The Fed. Dalam mekanisme pengambilan keputusan yang sangat bergantung pada data (data-dependent), sebelum rapat kebijakan moneter bulan September, masih akan dirilis laporan ketenagakerjaan nonfarm (NFP) dan data inflasi CPI. Mengingat belakangan ini terlihat tanda-tanda bahwa data tenaga kerja melemah di luar perkiraan, selama data makro berikutnya terus menunjukkan tren pendinginan, ekspektasi kenaikan suku bunga bulan September kemungkinan besar akan segera dipatahkan dan berbalik turun di pasar.
Di pasar keuangan makro, setelah sempat terjadi lonjakan impulsif singkat, Indeks Dolar dan imbal hasil obligasi AS kurang memiliki momentum untuk menembus secara berkelanjutan level resistensi kunci sebelumnya. Rebound teknis yang dipicu oleh sikap hawkish dari pejabat pada dasarnya memberikan konfirmasi “pullback” yang sehat bagi ekspektasi likuiditas makro. Harga tarik-menarik pasar terhadap probabilitas pengetatan 50/50 menunjukkan bahwa momentum pihak yang bearish (short) sudah mulai melemah. Begitu data di sisi fundamental menunjukkan sinyal yang lesu, pasar obligasi dan aset berisiko akan menghadapi lonjakan tajam untuk menutup posisi short (short covering) serta tren perbaikan valuasi.
Bagi pasar kripto, gangguan sentimen makro justru menyediakan struktur peluang yang sangat baik untuk strategi beli di area rendah (buy the dip). $BTC menunjukkan daya rekat berantai (chain-on acceptance) yang sangat kuat saat mencerna dampak kenaikan probabilitas kenaikan suku bunga. Zona dukungan kunci tidak terlempar secara efektif, dan tersaji karakteristik osilasi sehat dengan volume mengecil (shrinking volume) saat membentuk dasar. Seiring ekspektasi hawkish yang sudah sepenuhnya tercerna, ditambah dengan katalis pendinginan data makro yang mendorong The Fed beralih ke sikap yang lebih dovish, pemulihan risk appetite akan segera mendorong dana kembali mengalir ke ekosistem kripto, sekaligus menghimpun tenaga yang cukup bagi penembusan ke atas pada periode berikutnya.📈
#fed #加息预期 #Analisis makro