$USDC
Perkembangan besar di pasar AS mencakup beberapa pembaruan penting:
1. Federal Reserve & Suku Bunga (Jackson Hole)
Pidato Jackson Hole: Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menyampaikan pesan kunci di Simposium Jackson Hole. Sikapnya menunjukkan bahwa The Fed tetap siap menaikkan suku bunga jika metrik inflasi inti PCE tidak kembali mendekati target 2%, sehingga memberikan tekanan ke atas pada imbal hasil Treasury.
Imbal Hasil Obligasi: Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun berada di sekitar level tertinggi beberapa tahun terakhir, sekitar 5,17%, sementara imbal hasil tenor 10 tahun berada di sekitar 4,64%.
2. Pertikaian Perdagangan & Geopolitik
Tarif Retaliasi Kanada: Ketegangan meningkat setelah AS mengusulkan tarif impor 50%, mendorong Kementerian Keuangan Kanada untuk menetapkan tarif balasan hingga 50% atas barang-barang tertentu dari AS (baja, produk susu, komponen manufaktur).
Kesepakatan Timur Tengah & Energi: Aktivitas kebijakan luar negeri terkait energi dan sanksi terhadap Iran sedang berlangsung, bersama dengan pengumuman besar mengenai perjanjian strategis energi jangka panjang yang bertujuan menurunkan tekanan minyak dan bahan bakar domestik.
3. Saham & Kinerja Pendapatan AI
Momentum Nvidia: Nvidia melaporkan pendapatan Q2 yang sangat besar sebesar $96,2 miliar (naik 106% YoY), melampaui estimasi Wall Street dan mendorong momentum berkelanjutan di sektor semikonduktor serta big-tech.
Valuasi Makro: Indeks utama (S&P 500, Nasdaq, Dow) mengalami konsolidasi menjelang akhir musim panas. Metrik valuasi pasar secara keseluruhan (seperti Buffett Indicator, berada di sekitar ~238%) memicu kehati-hatian terkait potensi overekstensi.
Pemenang Teratas: Teknologi keuangan dan saham pialang (seperti Chime, TPG, dan Robinhood) memimpin kenaikan bulanan di antara saham big cap sektor keuangan.
#US
Perkembangan besar di pasar AS mencakup beberapa pembaruan penting:
1. Federal Reserve & Suku Bunga (Jackson Hole)
Pidato Jackson Hole: Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menyampaikan pesan kunci di Simposium Jackson Hole. Sikapnya menunjukkan bahwa The Fed tetap siap menaikkan suku bunga jika metrik inflasi inti PCE tidak kembali mendekati target 2%, sehingga memberikan tekanan ke atas pada imbal hasil Treasury.
Imbal Hasil Obligasi: Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun berada di sekitar level tertinggi beberapa tahun terakhir, sekitar 5,17%, sementara imbal hasil tenor 10 tahun berada di sekitar 4,64%.
2. Pertikaian Perdagangan & Geopolitik
Tarif Retaliasi Kanada: Ketegangan meningkat setelah AS mengusulkan tarif impor 50%, mendorong Kementerian Keuangan Kanada untuk menetapkan tarif balasan hingga 50% atas barang-barang tertentu dari AS (baja, produk susu, komponen manufaktur).
Kesepakatan Timur Tengah & Energi: Aktivitas kebijakan luar negeri terkait energi dan sanksi terhadap Iran sedang berlangsung, bersama dengan pengumuman besar mengenai perjanjian strategis energi jangka panjang yang bertujuan menurunkan tekanan minyak dan bahan bakar domestik.
3. Saham & Kinerja Pendapatan AI
Momentum Nvidia: Nvidia melaporkan pendapatan Q2 yang sangat besar sebesar $96,2 miliar (naik 106% YoY), melampaui estimasi Wall Street dan mendorong momentum berkelanjutan di sektor semikonduktor serta big-tech.
Valuasi Makro: Indeks utama (S&P 500, Nasdaq, Dow) mengalami konsolidasi menjelang akhir musim panas. Metrik valuasi pasar secara keseluruhan (seperti Buffett Indicator, berada di sekitar ~238%) memicu kehati-hatian terkait potensi overekstensi.
Pemenang Teratas: Teknologi keuangan dan saham pialang (seperti Chime, TPG, dan Robinhood) memimpin kenaikan bulanan di antara saham big cap sektor keuangan.
#US