HACK BERJUTA-JUTA DOLAR BARU SAJA MENYERANG COSMOS DARI KELEMAHAN YANG DILAPORKAN BEBERAPA BULAN LALU 🚨👀🔐

Antara 20 Agustus dan 25 Agustus 2026, penyerang mencuri jutaan di berbagai blockchain karena celah kritis pada kode Cosmos EVM. 🧾

Bagian mengejutkan: kelemahan keamanan yang persis sama ini dilaporkan ke Cosmos Labs melalui program bug bounty mereka 4 bulan lalu (pada 25 April 2026), namun dibiarkan terbuka di chain live. 💥

Jaringan yang Terkena Eksploit 🛑
🔶 MANTRA: menghentikan produksi blok setelah dana dikuras dari dompet proyek.
🔷 KiiChain: berhenti setelah penyerang mengulang eksploit berkali-kali untuk menguras token.
🔸 TAC: dipaksa untuk jeda setelah saldo akun dikuras.
🔹 Nesa: penyerang mencetak dan menjembatani token sebelum tersandung likuiditas yang tipis.

Cara Eksploit Bekerja ⚙️
Bug tersebut menyebabkan kesalahan perhitungan saldo di Cosmos EVM saat berinteraksi dengan akun staking yang terkunci.
Penyerang membujuk sistem untuk membuat saldo palsu dalam jumlah besar, menguras koin asli dari dompet perbendaharaan besar hingga nol, lalu menjembatani dana curian.

Mengapa Cosmos Labs Menghadapi Pengawasan Ketat ⚠️
Cosmos Labs awalnya menilai bug ini berisiko rendah, dengan asumsi bahwa hal itu tidak bisa membahayakan jaringan live.
Karena itu, mereka mempublikasikan perbaikan kode yang bersifat diam-diam alih-alih memperingatkan chain yang sedang berjalan untuk melakukan upgrade darurat.

Kini Cosmos Labs telah mempublikasikan post-mortem resmi, mengakui kegagalan tersebut dan berjanji untuk menyempurnakan proses pelaporan kerentanannya. 🛠️

Baca post-mortem resmi selengkapnya di sini:
https://github.com/cosmos/security/blob/main/communications/cosmos_evm_GHSA-7g4w-cg88-2cq2_post_mortem.md

dan apakah kamu memiliki token di salah satu dari chain yang diretas ini? 👇

#Cosmos #MANTRA #CryptoSecurity #DeFi #Web3