Kalau semua orang ingin berinvestasi saham AS di dalam negeri dengan cara yang benar-benar resmi, saya punya cara yang “jahat” tapi sangat aman dan tertata

1. Ajukan universitas “abal-abal” di Singapura yang biaya kuliahnya paling murah. Biayanya kira-kira (Rp70–80 juta) tidak ada peringkatnya—modelnya tinggal klik, langsung dikirimkan offer

2. Setelah perkuliahan dimulai, dalam waktu sekitar satu minggu, dapatkan student pass (STP+). Urus kartu bank di Singapura: DBS, UOB, OCBC, HSBC, Standard Chartered—bisa banyak, berapa pun cukup, pokoknya. Bank-bank ini tetap bisa dipakai walaupun student pass sudah kedaluwarsa

Lalu buat akun sekuritas, seperti Tiger, Longbridge, dan lainnya—bisa juga banyak, terserah. Biasanya saat daftar pengguna baru, dapat “gratis” beberapa ratus dolar Singapura

Kalau kamu butuh investasi aset kripto, buka Coinbase; transfer dana dari kartu bank Singapura ke sana (atau sebaliknya) bisa instan

3. Dari bank di Tiongkok kirim transfer ke Singapura dengan alasan membayar uang kuliah dan biaya hidup—biasanya tidak akan dipersulit, tinggal kirim saja

4. Setelah kuliah berjalan 2 minggu sampai 1 bulan, ajukan pengunduran diri dari sekolah. Uang kuliah kemungkinan besar bisa dikembalikan untuk sebagian besar sekolah. Ada beberapa sekolah yang pembayaran kuliahnya terlambat, bahkan kamu mungkin belum bayar—perkiraan biaya reservasi/slot (seat/holding fee) tidak akan dikembalikan

5. Batalkan student pass STP, lalu pulang ke China. Beberapa bank atau sekuritas mungkin meminta kamu memperbarui dokumen menjadi paspor; tinggal update saja

Di titik ini, kamu sudah punya banyak akun bank dan akun sekuritas luar negeri. Mau trading saham seperti apa pun, kamu bisa

6. Selain itu, kartu visa Singapura sangat nyaman untuk berlangganan berbagai layanan AI—kartu dari daratan Tiongkok dan Hong Kong tidak bisa

Tambahan: kartu SIM “barang wajib” dari Singapura—kartu ponsel yang diterbitkan oleh China Mobile atau China Unicom di Singapura. Paketnya kira-kira sekitar Rp55 juta, dengan kuota roaming super besar 15–20 GB yang mencakup area sangat luas, termasuk Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan banyak negara lainnya. Jadi saat bepergian, pada dasarnya tidak perlu lagi beli paket roaming, bisa menghemat banyak biaya.
Kamu juga bisa memakai jaringan Singapura dengan bebas di dalam negeri