INGGRIS INGIN BOE MENJADI PENGGERAK BARU UNTUK STABLECOIN
Pemerintah Inggris mengusulkan untuk memberi Bank of England (BoE) mandat tambahan guna mendorong inovasi dalam stablecoin dan pembayaran digital.
Amandemen yang diusulkan terhadap RUU Financial Services and Markets akan dibahas lebih lanjut di House of Lords pada 7 dan 9 September. Jika disetujui, BoE harus melaporkan kepada Parlemen setiap tahun mengenai kemajuan dalam mendorong inovasi pada pembayaran berbasis stablecoin.
Langkah ini patut diperhatikan karena sekitar 99% dari total pasokan stablecoin global saat ini didenominasikan dalam USD, sementara stablecoin yang dipatok GBP masih menjadi bagian yang sangat kecil dari pasar.
Inggris jelas ingin mengubah posisi tersebut. Menjadikan inovasi stablecoin sebagai bagian eksplisit dari mandat BoE dapat memberi ruang lebih bagi perusahaan untuk mengembangkan produk sekaligus membantu London tetap kompetitif dalam persaingan aset digital.
Ini juga mengikuti pergeseran bertahap dalam pendekatan BoE. Pada Juni 2026, bank sentral beralih dari rencana untuk membatasi jumlah stablecoin yang dapat dimiliki setiap individu, dan sebagai gantinya mengusulkan batas penerbitan agregat sebesar £40 miliar, sekaligus mengurangi persyaratan cadangan yang disimpan di bank sentral.
BoE memperkirakan akan mulai menerima aplikasi untuk penerbitan stablecoin GBP sebelum akhir 2026.
Dengan UE yang sudah beroperasi di bawah MiCA dan AS yang tengah mendorong GENIUS Act, Inggris menempuh pendekatannya sendiri: mempertahankan perlindungan keuangan sekaligus menciptakan insentif yang lebih kuat untuk inovasi stablecoin.
Bagaimana lanskap stablecoin antara USD, EUR, dan GBP bisa berubah jika bank sentral mulai secara aktif mempromosikan ekosistem tersebut?
Silakan lakukan riset Anda sendiri dengan saksama sebelum melakukan transaksi (DYOR). $USDC $AKE $DEXE