Saham IREN turun sekitar 8% pada perdagangan pra-pasar setelah perusahaan melaporkan profitabilitas yang lebih lemah saat perusahaan mempercepat peralihan dari penambangan Bitcoin ke infrastruktur cloud AI.
Pendapatan kuartal keempat fiskal turun 5% dari kuartal ke kuartal menjadi $137,2 juta, sementara adjusted EBITDA anjlok 68% menjadi $19,2 juta karena biaya karyawan dan investasi terkait AI meningkat.
IREN membukukan rugi bersih sebesar $684 juta, termasuk penurunan nilai non-kas sebesar $450,4 juta yang sebagian besar terkait dengan penghentian (decommissioning) peralatan penambangan Bitcoin karena fasilitas dikonversi untuk kebutuhan beban kerja AI.
Meski mengalami kerugian, kuartal ini menandai tonggak besar: pendapatan cloud AI lebih dari dua kali lipat menjadi $70,5 juta, melampaui pendapatan penambangan Bitcoin sebesar $66,7 juta untuk pertama kalinya.
Layanan cloud AI kini menyumbang 51,4% dari pendapatan kuartalan, sementara penambangan berkontribusi 48,6%. Pendapatan penambangan turun 40% secara berurutan karena daya dan infrastruktur dialihkan ke AI.
IREN mengatakan pihaknya memiliki sekitar $4 miliar pendapatan tahunan yang dikontrakkan (contracted annualized run-rate) terkait kapasitas tahun 2026, meskipun hanya sekitar $1 miliar yang saat ini masih beroperasi.