Sebuah grup investasi Abu Dhabi yang terkait dengan Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan diduga mengendalikan kepemilikan 49% pada perusahaan induk di balik rencana bank kustodian (trust) AS yang diusulkan oleh World Liberty Financial.
Menurut The Wall Street Journal, grup Tahnoon mendukung StringZ Holding RSC, yang memiliki 49% WLTC Holdings. Sebuah entitas yang berafiliasi dengan keluarga Presiden Donald Trump dilaporkan memiliki 38% lainnya.
Kantor Pengawas Mata Uang (Office of the Comptroller of the Currency) memberikan persetujuan awal bersyarat kepada World Liberty Trust Company pada 14 Agustus. Jika menerima persetujuan final, bank tersebut akan menangani penerbitan, penebusan, dan kustodi (penyimpanan) stablecoin USD1 milik World Liberty di bawah pengawasan pemerintah federal.
OCC telah mengonfirmasi bahwa StringZ adalah investor di WLTC Holdings dan menyatakan telah menyetujui untuk tidak memengaruhi bank, namun regulator tersebut tidak mengidentifikasi Tahnoon sebagai pendukungnya atau mengungkapkan ukuran nilai saham yang dimiliki.
Tahnoon sebelumnya mendukung investasi senilai $500 juta untuk kepemilikan 49% di World Liberty Financial, kesepakatan yang menarik sorotan dari anggota parlemen Partai Demokrat terkait kemungkinan konflik kepentingan dan keterkaitan kebijakan AS-UAE.