Grup keuangan Jepang SBI Holdings telah menginvestasikan $270 juta ke platform investasi Indonesia Ajaib Group, dengan memperoleh kepemilikan sekitar 20% saat perusahaan memperluas jejak aset digitalnya di seluruh Asia.
Kesepakatan ini merupakan pendanaan teknologi terbesar di Indonesia sejak 2022 dan membawa total modal yang dihimpun Ajaib sejak 2019 menjadi lebih dari $500 juta.
Ajaib menawarkan beragam produk, termasuk saham, obligasi, ETF, aset kripto, stablecoin, komoditas, dan valas. Ajaib juga menyediakan layanan penyelesaian dan likuiditas OTC stablecoin untuk klien korporat dan institusional di Indonesia.
Setelah transaksi, Ajaib akan menjadi afiliasi metode ekuitas dari SBI Holdings.
SBI sudah mengoperasikan beberapa bisnis kripto secara global, termasuk SBI VC Trade di Jepang, Coinhako di Singapura, dan market maker B2C2 di Inggris. Grup ini juga tengah mengembangkan stablecoin yen JPYSC serta Strium, sebuah blockchain Layer 1 yang berfokus pada aplikasi keuangan.