Di grup ada seseorang, dulu kerja di urusan stok/produksi pakaian. Tangan dia menahan segudang barang terus-menerus; begitu ganti musim, baru rugi karena harus jual di bawah harga. Tahun lalu, saat musim dingin paling dingin di dunia kripto—ketika pasar lagi sepi—dia tiba-tiba jadi aktif. Setiap hari dia posting foto makan di grup, katanya akhirnya nggak perlu terus-menerus ngeliatin chart lagi, mentalnya bagus banget. Aku kira dia sudah keluar semua (clearing) sejak dulu. Tapi beberapa hari lalu, dia mabuk dan ngomong bocor ke aku—waktu itu, uang yang dia dapat dari hasil jual semua barang, semuanya dia tukar jadi Ethereum.
Dia bilang, hari pertama dia masuk, semua orang di internet ngomong harga bakal nol. Di beberapa grup yang biasa dia sering, bahkan para admin pada keluar. Dia cuma ingat saat itu hujan dingin di Shenzhen. Dia duduk di gudang menghadap komputer, layar penuh merah. Menurutnya, seberapa pun harganya jatuh lagi sampai dibelah dua, tetap lebih baik daripada barangnya busuk tersimpan jadi stok. Tapi dia nggak langsung all-in. Dia membagi jadi empat kali pembelian, setiap minggu sekali; pembelian terakhir malah baru dilempar kira-kira sebulan lebih kemudian.
Nah, kejadian selanjutnya, kalian pasti bisa tebak. Beli lalu malah turun—dari depan sampai belakang, dia terjebak hampir lima bulan. Istrinya tidak tahu. Di malam hari dia gelisah bolak-balik nggak bisa tidur; siang harinya tetap harus pergi ke kios untuk menggunting benang. Katanya yang paling sulit adalah beberapa hari menjelang Imlek. Di grup ada kakak-kakak yang baru saja memotong kerugian, lalu ngirim meme bertuliskan “tinggalkan bukit hijau agar tetap hidup”, dia nonton beberapa menit, lalu membalas “bukit hijaunya aku sudah nggak ada.”
Lalu beberapa hari belakangan, harga langsung naik lagi dalam satu tarikan. Satu sektor yang turun sepanjang setahun pun semuanya mulai dipulihkan. Stok dia bukan cuma balik modal—pokoknya cukup buat dia menata satu meja di gudang untuk ngajak saudara-saudara minum. Tapi dia juga bilang, kalau dulu jatuhnya bisa 30% lagi, “amunisi” yang dia tinggalkan habis setelah tembakan terakhir, dan waktu itu cuma bisa bengong. Kalau mau rekap, dia bilang, sepertinya tiap kali kejadian begitu pasti makin nggak sanggup.
Kalau ditempatkan di posisi seperti ini, kalau jadi kamu—di momen ketika semua orang teriak “nol”, dan grup-grup pada bubar—kamu benar-benar berani menenggelamkan sisa uang yang kamu punya sedikit demi sedikit?
#币圈故事 #抄底
Dia bilang, hari pertama dia masuk, semua orang di internet ngomong harga bakal nol. Di beberapa grup yang biasa dia sering, bahkan para admin pada keluar. Dia cuma ingat saat itu hujan dingin di Shenzhen. Dia duduk di gudang menghadap komputer, layar penuh merah. Menurutnya, seberapa pun harganya jatuh lagi sampai dibelah dua, tetap lebih baik daripada barangnya busuk tersimpan jadi stok. Tapi dia nggak langsung all-in. Dia membagi jadi empat kali pembelian, setiap minggu sekali; pembelian terakhir malah baru dilempar kira-kira sebulan lebih kemudian.
Nah, kejadian selanjutnya, kalian pasti bisa tebak. Beli lalu malah turun—dari depan sampai belakang, dia terjebak hampir lima bulan. Istrinya tidak tahu. Di malam hari dia gelisah bolak-balik nggak bisa tidur; siang harinya tetap harus pergi ke kios untuk menggunting benang. Katanya yang paling sulit adalah beberapa hari menjelang Imlek. Di grup ada kakak-kakak yang baru saja memotong kerugian, lalu ngirim meme bertuliskan “tinggalkan bukit hijau agar tetap hidup”, dia nonton beberapa menit, lalu membalas “bukit hijaunya aku sudah nggak ada.”
Lalu beberapa hari belakangan, harga langsung naik lagi dalam satu tarikan. Satu sektor yang turun sepanjang setahun pun semuanya mulai dipulihkan. Stok dia bukan cuma balik modal—pokoknya cukup buat dia menata satu meja di gudang untuk ngajak saudara-saudara minum. Tapi dia juga bilang, kalau dulu jatuhnya bisa 30% lagi, “amunisi” yang dia tinggalkan habis setelah tembakan terakhir, dan waktu itu cuma bisa bengong. Kalau mau rekap, dia bilang, sepertinya tiap kali kejadian begitu pasti makin nggak sanggup.
Kalau ditempatkan di posisi seperti ini, kalau jadi kamu—di momen ketika semua orang teriak “nol”, dan grup-grup pada bubar—kamu benar-benar berani menenggelamkan sisa uang yang kamu punya sedikit demi sedikit?
#币圈故事 #抄底