#WarshSaysInflationIsFedTopFocus Warsh mengatakan Inflasi adalah Fokus Utama The Fed
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada hari Jumat mengatakan bahwa pengendalian inflasi saat ini menjadi fokus utama bank sentral, seraya memperingatkan bahwa tekanan harga masih terlalu tinggi dan bahwa tindakan kebijakan tambahan mungkin diperlukan.
Berbicara dalam Simposium Ekonomi Jackson Hole, Warsh mengatakan bahwa inflasi AS masih jauh di atas target 2% Federal Reserve. Ukuran inflasi PCE pilihan The Fed berjalan pada 3,7% selama 12 bulan, sementara laju enam bulan berada di 4,1%, menurut pernyataan yang telah disiapkannya.
Warsh mengatakan data inflasi terbaru memang agak lebih baik dari perkiraan, tetapi belum memberikan bukti yang cukup bahwa tekanan harga yang mendasari sedang membaik dengan kecepatan yang memadai. Ia menekankan bahwa The Fed harus yakin bahwa inflasi bergerak menuju targetnya sebelum menyatakan adanya kemajuan yang berarti.
Komentar tersebut mencerminkan nada yang lebih hawkish dari ketua The Fed dan telah meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga dapat bertahan lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama, atau berpotensi naik dalam beberapa bulan mendatang jika inflasi tetap sulit dikendalikan. Namun, Warsh tidak memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga akan segera terjadi.
Warsh juga menegaskan bahwa suku bunga jangka pendek tetap menjadi alat utama The Fed untuk mencapai stabilitas harga dan bahwa bank sentral harus memastikan ekspektasi inflasi tetap tertambat dengan kuat.
Kini, pasar kemungkinan akan lebih fokus pada data inflasi dan ketenagakerjaan AS yang akan datang, yang dapat berperan besar dalam menentukan keputusan kebijakan berikutnya The Fed.$AAPLB $GOOGL.US
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada hari Jumat mengatakan bahwa pengendalian inflasi saat ini menjadi fokus utama bank sentral, seraya memperingatkan bahwa tekanan harga masih terlalu tinggi dan bahwa tindakan kebijakan tambahan mungkin diperlukan.
Berbicara dalam Simposium Ekonomi Jackson Hole, Warsh mengatakan bahwa inflasi AS masih jauh di atas target 2% Federal Reserve. Ukuran inflasi PCE pilihan The Fed berjalan pada 3,7% selama 12 bulan, sementara laju enam bulan berada di 4,1%, menurut pernyataan yang telah disiapkannya.
Warsh mengatakan data inflasi terbaru memang agak lebih baik dari perkiraan, tetapi belum memberikan bukti yang cukup bahwa tekanan harga yang mendasari sedang membaik dengan kecepatan yang memadai. Ia menekankan bahwa The Fed harus yakin bahwa inflasi bergerak menuju targetnya sebelum menyatakan adanya kemajuan yang berarti.
Komentar tersebut mencerminkan nada yang lebih hawkish dari ketua The Fed dan telah meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga dapat bertahan lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama, atau berpotensi naik dalam beberapa bulan mendatang jika inflasi tetap sulit dikendalikan. Namun, Warsh tidak memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga akan segera terjadi.
Warsh juga menegaskan bahwa suku bunga jangka pendek tetap menjadi alat utama The Fed untuk mencapai stabilitas harga dan bahwa bank sentral harus memastikan ekspektasi inflasi tetap tertambat dengan kuat.
Kini, pasar kemungkinan akan lebih fokus pada data inflasi dan ketenagakerjaan AS yang akan datang, yang dapat berperan besar dalam menentukan keputusan kebijakan berikutnya The Fed.$AAPLB $GOOGL.US