$BTG $ENA $UB Ceramah Wosch Jackson Hall: Jangan cepat berharap pada The Fed, lebih baik lihat sinyal pasar!

Hari ini, pasar global menyorot satu sosok—ketua baru The Fed, Wosch. Ceramah 25 menit, dan setelah selesai, kesannya cuma satu: jangan mengharapkan The Fed menunjukkan arah untukmu; lihat datanya sendiri.

Intinya ada tiga poin:

1. Target inflasi tetap memburu 2%, opsi kenaikan suku bunga tidak dicabut.
Wosch langsung melempar data: PCE YoY 12 bulan 3,7%, annualized 6 bulan 4,1%, tingkat penyebaran inflasi 54%—jauh di atas 32% sebelum pandemi. Ia mengatakan perbaikan inflasi di musim panas tidak otomatis berarti tren berbalik, “Jika inflasi tidak terus turun, kami masih punya pekerjaan yang harus dilakukan.” Terjemahan versi bahasa sehari-hari: peluang kenaikan suku bunga masih ada, jangan terlalu optimistis.

2. Kondisi finansial sebenarnya tidak ketat, suku bunga tinggi masih harus ditahan.
Pasar merasa kebijakan sudah cukup ketat? Wosch tidak setuju. Kredit usaha lebih longgar, spread obligasi korporasi berada di level terendah historis, pertumbuhan laba perusahaan lebih dari 20%, dan laju belanja modal 9%. Daya tahan ekonomi sekuat ini, mengapa harus menurunkan suku bunga? Kalimat ini pada dasarnya menghantam ekspektasi penurunan suku bunga habis-habisan—emas pun langsung “diaduk-aduk”.

3. Forward guidance sudah ketinggalan zaman, The Fed tidak lagi memberi “peta jalan”.
Wosch mengatakan forward guidance adalah alat darurat pada masa krisis keuangan, dan sekarang hanya akan menciptakan efek “cermin”—pasar memperdagangkan wajah The Fed, The Fed melihat harga pasar untuk menilai, akhirnya kedua belah pihak sama-sama kehilangan arah. Karena itu, ia menolak dengan tegas memberi fungsi reaksi mekanis; ke depan, jangan terlalu sering bertanya “nanti naik atau tidak naik suku bunga”, fokus saja pada data.

Lalu bagaimana dengan AI? Wosch mendefinisikannya sebagai “faktor produksi baru yang potensial”. Ia mengatakan kemajuan teknologi mungkin bahkan melampaui Hukum Moore, dan ia juga membentuk kelompok kerja khusus untuk menelitinya. Tapi kesimpulannya jelas: tidak memengaruhi kebijakan saat ini.

Secara keseluruhan, posisi Wosch bernuansa hawkish—tegas di inti, fleksibel dalam gaya. Selama inflasi belum benar-benar mencapai 2%, jangan berharap ada pelonggaran; meski pekerjaan relatif stabil, itu belum sampai pada kondisi yang perlu “diselamatkan”. Yang paling seharusnya dilakukan pasar bukan menebak-nebak The Fed, melainkan beradaptasi dengan era baru tanpa forward guidance.

Sektor AI saham AS bergejolak, chart emas 1 menit sampai seperti adonan. Inilah respons pertama pasar. Ke depannya, kehidupan para trader mungkin akan makin sulit. #沃什称通胀是美联储首要关注