$NVDAB $BTC Pasar kripto dan pasar tradisional baru saja menerima siraman air dingin langsung dari simposium Jackson Hole, di mana presiden The Fed, Kevin Warsh, menegaskan bahwa bank sentral tidak berencana mengendurkan sikapnya terhadap inflasi. Ia mengingatkan bahwa 65 bulan tekanan inflasi ditanggung langsung oleh mereka, serta memperingatkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

Nada restriktif ini memicu reaksi cepat: Bitcoin mundur dari level tertingginya ke area $78,700, menyeret saham dan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga pada bulan September menjadi 42% menurut CME FedWatch.

Dari perspektif fundamental, yang paling menarik di sini adalah benturan sunyi antara kebijakan moneter The Fed dan fiskal dari Departemen Keuangan. Sementara sekretaris Scott Bessent pekan lalu berjanji untuk ikut campur guna menurunkan imbal hasil obligasi jangka panjang, Warsh membela dengan tegas bahwa suku bunga harus ditentukan oleh mekanisme pasar bebas. Ini memunculkan duel institusional yang menambah ketidakpastian bagi aset berisiko.

Secara teknis, perlambatan pada Bitcoin ini bertindak sebagai semacam uji coba penting untuk mempertahankan struktur bullish jangka menengah. Hal ini memaksa para trader menilai apakah penurunan ini hanya jeda sehat setelah reli beberapa minggu terakhir, atau justru awal koreksi yang lebih dalam di tengah lanskap makroekonomi yang kembali terasa berat.

Menurutmu, apakah The Fed akan berhasil menjinakkan pasar, atau apakah Departemen Keuangan pada akhirnya akan memaksakan strateginya?

#noticias