
Kebanyakan trader berpikir bahwa kerugian datang dari analisis yang buruk.
Tapi inilah kebenaran yang sulit:
Banyak trader kehilangan uang bahkan dengan pengaturan yang baik — karena ukuran posisi mereka salah.
Anda bisa memiliki:
koreksi bias
masuk yang bersih
berhenti yang sempurna
target yang solid
…dan masih bisa membuat akunmu bangkrut.
Mari kita uraikan ukuran posisi dengan cara yang benar-benar masuk akal 👇
🔸 1. Apa Itu Ukuran Posisi Sebenarnya (Tanpa Matematika yang Rumit)
Ukuran posisi menjawab SATU pertanyaan:
“Berapa banyak dari akun saya yang saya pertaruhkan pada perdagangan ini?”
Bukan:
seberapa percaya diri Anda
seberapa bagus tampilan setup
seberapa banyak Anda ingin mendapatkan kembali
Hanya: 👉 Berapa banyak yang bersedia saya rugi jika saya salah?
Pedagang profesional menentukan risiko sebelum masuk.
Trader ritel menentukan risiko setelah emosi mulai muncul.
🔸 2. Mengapa Sebagian Besar Trader Oversize Tanpa Menyadarinya
Anda oversize ketika Anda:
tingkatkan ukuran setelah menang
tingkatkan ukuran untuk memulihkan kerugian
pergi lebih besar karena “yang ini terlihat sempurna”
berdagang dengan ukuran lot tetap tanpa mempedulikan jarak stop-loss
Oversizing tidak selalu membunuh Anda dengan segera.
Ini membunuh Anda perlahan — melalui ketakutan, keraguan, pelanggaran aturan, dan keluarnya panik.
🔸 3. Aturan Emas Ukuran Posisi
Inilah aturan yang diikuti oleh para profesional:
> Ambil risiko % tetap dari akun Anda per perdagangan — bukan jumlah koin yang tetap.
Sebagian besar trader melakukan sebaliknya.
Mereka membeli ukuran yang sama setiap kali,
bahkan ketika jarak stop-loss berubah.
Itu berarti:
beberapa perdagangan mengambil risiko 1%
beberapa perdagangan mengambil risiko 5%
beberapa perdagangan mengambil risiko 15%
Tanpa menyadarinya.
Itu judi.
🔸 4. Zona Aman yang Digunakan Trader Paling Konsisten
Sebagian besar trader yang menguntungkan mengambil risiko:
0.5% – 1% per perdagangan (konservatif)
1% – 2% per perdagangan (agresif tetapi terkendali)
Mengapa begitu kecil?
Karena:
rentetan kerugian adalah hal yang normal
emosi tetap stabil
disiplin tetap utuh
akun bertahan cukup lama untuk mengompound
Jika satu kerugian merusak hari Anda — ukuran Anda terlalu besar.
🔸 5. Mengapa Ukuran Besar Menghancurkan Strategi Baik
Ukuran besar menyebabkan:
ketakutan saat penarikan
keluar awal pada pemenang
menggerakkan stop-loss
keraguan saat masuk
perdagangan balas dendam
Anda tidak rugi karena setup gagal. Anda rugi karena emosi Anda tidak bisa mengatasi ukuran tersebut.
🔸 6. Ukuran Posisi Harus Menyusut Ketika Kondisi Buruk
Penyesuaian profesional terlihat seperti ini:
volatilitas tinggi → ukuran lebih kecil
pasar tidak jelas → ukuran lebih kecil
setelah penurunan → ukuran lebih kecil
lelah atau emosional → ukuran lebih kecil
Penyesuaian ritel terlihat seperti:
“Saya perlu kembali” → ukuran lebih besar
Hanya satu yang bertahan dalam jangka panjang.
🔸 7. Tes Mental Sederhana (Sangat Penting)
Sebelum memasuki perdagangan, tanyakan:
“Jika stop-loss ini terkena, apakah saya akan baik-baik saja secara emosional?”
Jika jawabannya adalah:
“Saya akan kesal tetapi baiklah” → ukuran benar
“Saya akan panik / mengejar / berdagang balas dendam” → ukuran salah
Emosi Anda lebih baik dalam mengungkapkan ukuran posisi yang benar daripada kalkulator manapun.
🔸 8. Mengapa Risiko Kecil Terasa Lambat — Tetapi Menang Cepat
Risiko kecil terasa membosankan. Kemajuan terasa lambat.
Tapi inilah ironi:
Risiko kecil membuat Anda tetap dalam permainan cukup lama untuk benar-benar tumbuh.
Sebagian besar akun yang meledak tidak mati karena analisis yang buruk. Mereka mati karena satu perdagangan oversize.

Anda tidak perlu:
lebih banyak leverage
lebih percaya diri
lebih banyak perdagangan
Anda perlu: ukuran posisi yang lebih baik.
Lindungi kerugian Anda terlebih dahulu.
Kenaikan mengurus dirinya sendiri.
Konten edukatif. Bukan nasihat keuangan.




