🚨 Krisis obligasi dan mata uang di Jepang siap memburuk..
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor dua tahun mencapai level tertingginya dalam 31 tahun terakhir di 1,71%, sementara pasangan dolar/yen kembali naik mendekati level 160.
Tekanan ini muncul akibat terus meningkatnya laju inflasi; harga produsen naik 7,2% secara tahunan pada bulan Juli—kenaikan tertinggi dalam sekitar 3,5 tahun—serta inflasi inti di Tokyo melaju untuk bulan ketiga berturut-turut.
Ada dua faktor yang mendorong inflasi ini: pertama, ditutupnya Selat Hormuz yang menjaga harga minyak tetap tinggi; kedua, melemahnya yen yang meningkatkan biaya semua impor Jepang.
Kondisi ini mendorong Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga pada waktu yang bisa dimulai pada bulan September, dengan kemungkinan adanya kenaikan-kenaikan berikutnya.
Namun, kenaikan suku bunga menciptakan masalah lain; Jepang sendiri sudah memiliki salah satu rasio utang pemerintah terhadap PDB tertinggi di dunia, sehingga setiap kenaikan suku bunga membuat biaya untuk melayani utang tersebut menjadi sangat mahal.
Tidak ada jalan keluar yang mudah dari krisis ini melalui pertumbuhan ekonomi; tenaga kerja Jepang menyusut seiring menurunnya angka kelahiran, sehingga membatasi prospek pertumbuhan jangka panjang negara itu saat biaya pinjaman terus meningkat.
#news #Japan
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor dua tahun mencapai level tertingginya dalam 31 tahun terakhir di 1,71%, sementara pasangan dolar/yen kembali naik mendekati level 160.
Tekanan ini muncul akibat terus meningkatnya laju inflasi; harga produsen naik 7,2% secara tahunan pada bulan Juli—kenaikan tertinggi dalam sekitar 3,5 tahun—serta inflasi inti di Tokyo melaju untuk bulan ketiga berturut-turut.
Ada dua faktor yang mendorong inflasi ini: pertama, ditutupnya Selat Hormuz yang menjaga harga minyak tetap tinggi; kedua, melemahnya yen yang meningkatkan biaya semua impor Jepang.
Kondisi ini mendorong Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga pada waktu yang bisa dimulai pada bulan September, dengan kemungkinan adanya kenaikan-kenaikan berikutnya.
Namun, kenaikan suku bunga menciptakan masalah lain; Jepang sendiri sudah memiliki salah satu rasio utang pemerintah terhadap PDB tertinggi di dunia, sehingga setiap kenaikan suku bunga membuat biaya untuk melayani utang tersebut menjadi sangat mahal.
Tidak ada jalan keluar yang mudah dari krisis ini melalui pertumbuhan ekonomi; tenaga kerja Jepang menyusut seiring menurunnya angka kelahiran, sehingga membatasi prospek pertumbuhan jangka panjang negara itu saat biaya pinjaman terus meningkat.
#news #Japan
