# Iran Membuka Jalur Sementara, AS Menolak Memulihkan Perjanjian Lama

Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan prinsip terkait jalur sementara, namun itu tidak berarti Selat Hormuz sepenuhnya beroperasi kembali. Pihak Iran menyatakan kapal-kapal niaga akan dialihkan untuk beroperasi di perairan Iran dan Oman, sedangkan kapal perang tidak termasuk dalam rencana; pihak AS saat ini belum kembali ke pembahasan perjanjian lama. Data EIA bulan Agustus menunjukkan bahwa volume aliran minyak di selat tersebut turun dari 14,9 juta barel per hari pada kuartal pertama tahun ini menjadi 4,9 juta barel per hari pada kuartal kedua, yang menegaskan pasokan masih terbatas. Dampak jangka pendek tidak hanya pada harga minyak, tetapi juga akan menular melalui biaya pengiriman, asuransi, dan ekspektasi inflasi ke obligasi serta aset berisiko. Ke depan, yang perlu dilihat adalah kapan jalur tersebut benar-benar diaktifkan, jumlah lintasan harian, pemberitahuan keselamatan pelayaran, serta apakah AS dan Iran memulihkan pembicaraan.

Artikel ini hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan nasihat investasi.