Harga emas spot $XAU 8 bulan melonjak secara kumulatif mendekati 14%, sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $4.630/ons. Ingat, ini terjadi pada saat peluang kenaikan suku bunga sedang meningkat—tetapi emas tetap berupaya naik, artinya logika penetapan pasar sudah bergeser dari sekadar dorongan spread menuju skema lindung nilai berbasis kredit. Angka 4600 mencerminkan kegelisahan kolektif global terhadap skala utang Treasury AS 40 triliun dolar. Tapi A Jien tidak menyarankan semua orang untuk FOMO saat menembus rekor tertinggi, karena jika pertemuan Jackson Hole hari ini mengeluarkan sinyal hawkish yang lebih dari perkiraan, emas dalam waktu singkat bisa mengalami penurunan tajam akibat deleveraging.

Selain itu, saat riset saya juga menemukan data yang cukup menarik: pada kuartal kedua 2026, total pembelian emas bersih bank sentral global mencapai 289 ton, naik 62% secara year-on-year. Polandia, China, dan Kazakhstan menjadi pembeli utama. Bank sentral tentu bukan trader jangka pendek; tindakan mereka membeli emas adalah bagian dari tren jangka panjang untuk mendedolarisasi cadangan aset.

Inilah perbedaan informasi: bank sentral sedang “membeli asuransi” untuk rekonstruksi moneter sepuluh tahun ke depan. Kita perlu memandang jumlah pembelian emas bank sentral sebagai indikator tekanan dari ketidakpastian makro global. Kalau tidak ingin ribet, sepenuhnya boleh mengikuti langkah “uang besar”—diversifikasi aset cadangan adalah tren yang lebih pasti. Dalam alokasi pribadi, porsi emas sebaiknya tidak kurang dari 5%-10%#黄金8月上涨约14%