#goldrisesabout14%inaugust
Emas tidak lagi sekadar menjalani pekan yang bagus — nilainya kini berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan yang belum pernah terlihat oleh investor sejak era dot-com.
Emas naik sekitar 14% pada bulan Agustus, menempatkannya pada jalur untuk menjadi kenaikan bulanan terkuatnya sejak 1999, dengan harga diperdagangkan di kisaran $4.600-$4.670 per ons. Reli ini makin kencang setelah pengumuman 19 Agustus dari Treasury untuk memperluas program pembelian kembali obligasi, yang melemahkan dolar sekitar 1% dan meredakan sebagian tekanan pada imbal hasil obligasi bertenor lebih panjang. Pembelian bank sentral juga menambah dukungan struktural — World Gold Council melaporkan pembelian terbesar kuartal kedua yang pernah tercatat sepanjang tahun ini. Namun demikian, pergerakannya belum sepenuhnya linear: emas mencatat penurunan satu hari terbesar dalam seminggu pada Rabu setelah data inflasi Juli yang lebih panas dari perkiraan (PCE 3,7% secara tahunan) sempat menguatkan ekspektasi suku bunga, sebelum pasar kembali menilai peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan tetap stabil bulan depan.
Hal ini penting karena lonjakan emas terjadi bersamaan dengan penyesuaian ulang yang lebih luas di berbagai pasar — dolar yang lebih lemah, imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, dan reli paralel Bitcoin bulan ini semuanya menunjukkan investor sedang mengambil posisi terkait kekhawatiran mata uang dan utang, bukan karena satu katalis tunggal. Meski dengan kenaikan ini, emas masih berada di bawah rekor bulan Januari di sekitar $5.600.
Ketika satu bulan memberikan keuntungan yang begitu langka, apakah pasar tengah memberi harga pada sesuatu yang berkelanjutan terkait prospek dolar dan utang, atau sekadar bertumpu pada rangkaian katalis jangka pendek yang kebetulan saling beririsan?
$XAU $HEMI $龙虾
Emas tidak lagi sekadar menjalani pekan yang bagus — nilainya kini berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan yang belum pernah terlihat oleh investor sejak era dot-com.
Emas naik sekitar 14% pada bulan Agustus, menempatkannya pada jalur untuk menjadi kenaikan bulanan terkuatnya sejak 1999, dengan harga diperdagangkan di kisaran $4.600-$4.670 per ons. Reli ini makin kencang setelah pengumuman 19 Agustus dari Treasury untuk memperluas program pembelian kembali obligasi, yang melemahkan dolar sekitar 1% dan meredakan sebagian tekanan pada imbal hasil obligasi bertenor lebih panjang. Pembelian bank sentral juga menambah dukungan struktural — World Gold Council melaporkan pembelian terbesar kuartal kedua yang pernah tercatat sepanjang tahun ini. Namun demikian, pergerakannya belum sepenuhnya linear: emas mencatat penurunan satu hari terbesar dalam seminggu pada Rabu setelah data inflasi Juli yang lebih panas dari perkiraan (PCE 3,7% secara tahunan) sempat menguatkan ekspektasi suku bunga, sebelum pasar kembali menilai peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan tetap stabil bulan depan.
Hal ini penting karena lonjakan emas terjadi bersamaan dengan penyesuaian ulang yang lebih luas di berbagai pasar — dolar yang lebih lemah, imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, dan reli paralel Bitcoin bulan ini semuanya menunjukkan investor sedang mengambil posisi terkait kekhawatiran mata uang dan utang, bukan karena satu katalis tunggal. Meski dengan kenaikan ini, emas masih berada di bawah rekor bulan Januari di sekitar $5.600.
Ketika satu bulan memberikan keuntungan yang begitu langka, apakah pasar tengah memberi harga pada sesuatu yang berkelanjutan terkait prospek dolar dan utang, atau sekadar bertumpu pada rangkaian katalis jangka pendek yang kebetulan saling beririsan?
$XAU $HEMI $龙虾
