Bitcoin di sekitar $79.820 bergerak melemah dengan volume yang mengecil, tinggal menunggu pidato Powell malam ini. Secara permukaan terlihat sideways, tapi di baliknya arus bawahnya sudah mulai mengalir—ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih selama 8 hari perdagangan berturut-turut, total menyerap $2,8 miliar. Uang yang nyata sudah masuk, bukan sekadar teriakan manis di mulut.
Sentimen pasar sudah kembali ke zona serakah: panasnya tidak kurang, yang kurang hanya arah. Pidato Powell kali ini adalah katalisnya—kalau beliau mengisyaratkan pelonggaran untuk penurunan suku bunga, maka kemungkinan besar level $80.000 langsung ditembus, lalu bersiap menembus $85.000 ke atas; jika ternyata masih hawkish, koreksi dari sentimen bullish di posisi tinggi seperti ini juga bisa terjadi dengan cepat.
Bagi dunia kripto, variabel terbesar saat ini bukan Iran atau harga minyak, melainkan ekspektasi likuiditas. Arus masuk ETF yang berkelanjutan ditambah ekspektasi penurunan suku bunga—inilah yang benar-benar mendorong “kue besar” (baca: harga Bitcoin) naik. Jangan terseret oleh gejolak jangka pendek—malam ini fokuskan untuk menyimak pidato tersebut.
Sentimen pasar sudah kembali ke zona serakah: panasnya tidak kurang, yang kurang hanya arah. Pidato Powell kali ini adalah katalisnya—kalau beliau mengisyaratkan pelonggaran untuk penurunan suku bunga, maka kemungkinan besar level $80.000 langsung ditembus, lalu bersiap menembus $85.000 ke atas; jika ternyata masih hawkish, koreksi dari sentimen bullish di posisi tinggi seperti ini juga bisa terjadi dengan cepat.
Bagi dunia kripto, variabel terbesar saat ini bukan Iran atau harga minyak, melainkan ekspektasi likuiditas. Arus masuk ETF yang berkelanjutan ditambah ekspektasi penurunan suku bunga—inilah yang benar-benar mendorong “kue besar” (baca: harga Bitcoin) naik. Jangan terseret oleh gejolak jangka pendek—malam ini fokuskan untuk menyimak pidato tersebut.