Ini adalah artikel pertama saya di Binance Square, jadi saya ingin memulai dengan sesuatu yang sederhana tetapi nyata.

Bahkan orang-orang yang mengatakan mereka percaya pada Bitcoin diam-diam menunggu agar Bitcoin jatuh lagi. Bukan karena mereka membenci #bitcoin tetapi karena mereka membutuhkan konfirmasi emosional.

Inilah kebenarannya:
Sebagian besar orang sebenarnya tidak perlu Bitcoin jatuh karena alasan finansial.
Mereka membutuhkannya jatuh karena alasan psikologis.

Ketika Bitcoin naik tanpa mereka, itu menciptakan tekanan.
Ini mengingatkan mereka bahwa mereka tidak membeli lebih awal.
Ini membuat mereka merasa terlambat, ragu, bahkan sedikit menyesal.

Sebuah jatuh memperbaiki perasaan itu.
Sebuah jatuh mengatur ulang cerita.
Sebuah jatuh memberi mereka kesempatan kedua yang terasa nyaman secara emosional.

Ketika harga turun, mereka merasa pintar karena menunggu.
Mereka merasa kembali mengendalikan.
Mereka merasa pasar akhirnya masuk akal lagi.

Itulah mengapa orang terus membutuhkan Bitcoin untuk jatuh.
Bukan karena itu sehat untuk pasar, tetapi karena itu melindungi ego mereka dari merasa terlambat.

Tapi ini siklusnya.
Ketika Bitcoin benar-benar jatuh, ketakutan menggantikan kepercayaan.
Mereka menunggu untuk lebih rendah. Mereka mengharapkan yang lebih buruk. Mereka ragu-ragu.
Kemudian harga pulih... dan tiba-tiba mereka merasa terlambat lagi.

Jadi mereka akhirnya membutuhkan jatuhnya lagi.
Sekali lagi dan lagi.

Bitcoin tidak hanya menguji keyakinan.
Ini menguji disiplin emosional.

Orang-orang yang menang dalam jangka panjang bukanlah mereka yang menunggu jatuhnya sempurna.
Mereka adalah orang-orang yang berhenti membutuhkan satu untuk merasa nyaman memasuki pasar.