Bitcoin Berbalik dari Puncak $81.280: Pembelian ETF Berlanjut, Fokus pada Pesan The Fed

Bitcoin turun di bawah $80.000 setelah menyentuh puncak $81.280, sementara arus dana yang kuat dan pesan The Fed yang akan datang menjadi sorotan pasar.

Bitcoin diperdagangkan tepat di bawah level $80.000 pada jam perdagangan Asia. Berdasarkan data CoinDesk, harga menguat sekitar 2% dalam 24 jam terakhir, lalu terkoreksi setelah sempat menyentuh $81.280 pada malam hari. Pasar menantikan pidato perdana Presiden Bank Sentral AS Kevin Warsh yang dijadwalkan pada kemudian hari.

Pertemuan tahunan yang digelar di Wyoming ini dipantau sebagai salah satu acara yang biasanya menyampaikan pesan penting terkait kebijakan suku bunga para Ketua The Fed. Pidato Warsh dapat memberikan petunjuk komprehensif pertama mengenai arah suku bunga sebelum rapat The Fed pada 16 September.

Dana masuk ke reksa dana Bitcoin sebesar $2,8 miliar dalam delapan sesi

Di AS, exchange traded fund (ETF) berbasis spot Bitcoin yang secara langsung melacak harga Bitcoin berhasil menarik investasi dalam delapan sesi berturut-turut senilai $2,8 miliar. Total arus masuk pada bulan Agustus juga melampaui $3 miliar, mendekati rekor bulan terkuat hingga saat ini di tahun 2026.

Sementara pembelian dana berlanjut, ekspektasi suku bunga justru memberikan tekanan ke arah yang berlawanan. Di pasar berjangka, peluang kenaikan suku bunga 35% pada bulan September sudah diperhitungkan, sementara ekspektasi kenaikan hingga Desember sepenuhnya telah terserap dalam harga. Bitcoin sendiri telah naik sekitar 9% dalam sepekan terakhir.

Pada altcoin, Solana naik sekitar 4% secara harian dan mendekati level $101, sekaligus membawa kenaikan mingguan ke 20%. Ethereum menguat sedikit di atas 1%, sedangkan XRP naik sedikit di atas 2%. Pesan Warsh akan dicermati secara ketat untuk melihat apakah Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di sekitar $80.000 meskipun permintaan dana kuat.

$BTC
$CRV
$GIGGLE