ake tidak bisa dipompa, bandar menggunakan akun floating profit AKE untuk menarik btr. Floating profit tidak berarti tidak bisa keluar; menggunakannya untuk menarik btr itu sangat masuk akal. Dengan floating profit, bisa melakukan pull/pump btr tanpa biaya (zero cost). Asalkan ada trader ritel yang ikut dalam pull btr, btr akan mendapatkan perhatian. Ketika sudah ada banyak trader ritel, memanen (scalp) di btr juga sama saja. Jadi floating profit AKE hanya bisa dipakai untuk menarik btr. Kegunaan terbaik dari floating profit adalah untuk menarik btr dengan biaya nol.

floating profit akun AKE single akun sebesar 50wu tidak bisa diambil/ditahan untuk cut-off (take profit) dulu. Yang kunci adalah ada 300 akun seperti itu. Bandar nakal tidak berani membanting harga (dump). Yang lebih dulu runtuh adalah btr. AKE adalah perisai, sedangkan btr adalah tombak/mata panah. Gerakan bandar ini memindahkan kartu, meminjam pisau orang lain, dan membunuh—benar-benar rapi.

Kalau akun seperti ini—di Binance tidak ada risk control dan tidak ada kewajiban forced liquidation (pemaksaan likuidasi)—artinya trader/pengendali itu menemukan celah mekanisme di kontrak platform. Jika panen AKE sudah selesai, selama harga distabilkan, maka btr bisa dipompa sampai langit.

Untuk masa depan, ada dua kemungkinan runtuh. Pertama, btr runtuh sendirian. Jika AKE duluan runtuh, maka btr pasti ikut runtuh. Cara runtuh yang paling baik adalah: btr yang lebih dulu runtuh untuk menstabilkan AKE, lalu masih bisa mengoperasikan aset/target berikutnya dengan cara yang sama, memaksa membuat suasana/semangat (menciptakan momentum) juga pakai metode yang sama.

Runtuhnya AKE berarti kekuatan utama sudah beristirahat, sudah cukup menghasilkan, lalu memilih untuk “runtuh” sehingga keuntungan bisa direalisasikan (diambil). Jadi apakah AKE dan btr akan runtuh bersama atau hanya btr yang runtuh sendiri—itu tergantung. Jika btr runtuh dan AKE tidak runtuh, berarti bandar nakal belum selesai main; AKE dalam jangka pendek tidak akan runtuh. Karena skema ini sudah lama dilakukan, apalagi sedang market bull, titik panen bandar nakal sudah di ambang batas. Untuk ke depan, yang pasti dipompa meledak bukan AKE, melainkan pengganti kedua atau ketiga. Saat ini penggantinya adalah btr.

Kesimpulan: AKE adalah perisai, btr adalah tombak. Floating profit AKE dipakai untuk menarik btr atau target lain. Jika AKE runtuh, btr pasti ikut runtuh. Jadi selama AKE tidak runtuh, bisa saja muncul btr kedua, ketiga, dan keempat.