Arah 4 jam DRAM masih menggantung DOWN, harga 56,2 nempel di bawah dua garis moving average dan terus berputar, lalu dalam 24 jam kembali turun 3,5 poin. Tapi penurunan kali ini dari awal memang seperti masa pelunasan—posisi kontrak dipotong 7,74% dalam sehari, biaya pendanaan menjadi nol, dan leverage long—api kebakarannya sudah habis dalam penurunan perlahan.
Yang benar-benar membuatku makin waspada adalah sisi para big player. Saat harga turun, namun posisi long di akun big player justru melonjak 14,75% dalam 7 jam; proporsi akun long naik sampai 72%, dan rasio long vs short menjadi 2,88. Total posisi malah hanya turun tipis 3%—akun sedang ditambah, sementara single order sedang diurai. Ini bukan isyarat untuk mengerek lalu membuang, melainkan aksi memecah posisi di level rendah untuk masuk dan menyambut pesanan.
Lihat juga order book: pada spot, tembok beli di 20 level lebih tebal dua puluh persen dibanding tembok jual, dan dalam transaksi agresif, volume beli juga menekan volume jual. Tekanan jual bukan datang dari short baru yang baru menekan, melainkan dari proses deleveraging yang sudah menyelesaikan langkahnya sendiri; biaya pendanaan sudah “tidur” di garis nol, sehingga tidak ada beban premi pada sisi long. Bagian penurunan paling ganas justru sudah dikuras.
Jadi di posisi ini aku memilih untuk buy. Risikonya juga sudah kujelaskan: arus masuk neto dana besar di spot masih nol; yang diambil big player adalah order kontrak, dan uang besar di spot belum benar-benar masuk. Selama tembus ke bawah level 55,57—low 24 jam—artinya gagal menyerap, dan aku langsung berbalik menjadi short. #dram $DRAM
Yang benar-benar membuatku makin waspada adalah sisi para big player. Saat harga turun, namun posisi long di akun big player justru melonjak 14,75% dalam 7 jam; proporsi akun long naik sampai 72%, dan rasio long vs short menjadi 2,88. Total posisi malah hanya turun tipis 3%—akun sedang ditambah, sementara single order sedang diurai. Ini bukan isyarat untuk mengerek lalu membuang, melainkan aksi memecah posisi di level rendah untuk masuk dan menyambut pesanan.
Lihat juga order book: pada spot, tembok beli di 20 level lebih tebal dua puluh persen dibanding tembok jual, dan dalam transaksi agresif, volume beli juga menekan volume jual. Tekanan jual bukan datang dari short baru yang baru menekan, melainkan dari proses deleveraging yang sudah menyelesaikan langkahnya sendiri; biaya pendanaan sudah “tidur” di garis nol, sehingga tidak ada beban premi pada sisi long. Bagian penurunan paling ganas justru sudah dikuras.
Jadi di posisi ini aku memilih untuk buy. Risikonya juga sudah kujelaskan: arus masuk neto dana besar di spot masih nol; yang diambil big player adalah order kontrak, dan uang besar di spot belum benar-benar masuk. Selama tembus ke bawah level 55,57—low 24 jam—artinya gagal menyerap, dan aku langsung berbalik menjadi short. #dram $DRAM
