Pada Februari 2026, #BabyDoge pihak penyelenggara mengumumkan secara penuh percaya diri: mereka berencana mendirikan 10 pusat amal di seluruh dunia, dengan lokasi awal di Filipina, untuk menyelamatkan sekitar 12 juta anjing liar di negara tersebut. Pihak penyelenggara bersumpah dengan tegas: “mata uang kripto harus diserahkan untuk memberikan nilai nyata”, “membangun fundamental melalui dampak, membangun valuasi melalui fundamental”. Pada Maret 2026, mereka kembali mengumumkan bahwa misi “titik awal” di Filipina telah selesai, dengan klaim telah menyelamatkan sekitar 500 ekor hewan. Begitu kabar itu dirilis, harga token melonjak 6–7%. Kata “amal”, sekali lagi, menjadi alasan sempurna untuk melakukan aksi dorong (pump).
Namun, jika ditelusuri lebih saksama materi promosi dari pihak proyek, masalah pun muncul:
Di mana tepatnya “pusat amal” pertama itu dibangun? Apa alamat spesifiknya? Menolong anjing sebanyak 500 ekor yang mana? Ada foto di lokasi? Ada verifikasi pihak ketiga? Pihak proyek mengklaim akan merilis “laporan video lengkap”, tetapi sampai sekarang tidak ada kelanjutan. Rencana “10 pusat amal” tersebut, selain satu-satunya “pemberhentian awal” yang samar di Filipina, sisanya 9 yang ada di mana? Kapan dibangun? Berapa anggarannya? Dijalankan oleh siapa? —— semuanya dibuat tidak jelas. Pihak proyek hanya secara umum menyatakan “Brasil akan jadi pemberhentian berikutnya”, tapi detail waktu, lokasi, anggaran—tidak ada apa pun.
Yang lebih mengerikan adalah, penyelidik on-chain bernama wallstreetpapa sebelumnya telah mengungkap: #BabyDoge pihak proyek diam-diam mengeluarkan 80.000 BNB dari total 100.000 BNB di liquidity pool—nilainya mencapai puluhan juta dolar! Untuk menutupi fakta ini, mereka merancang “acara donasi amal”, dengan berjanji akan menyumbangkan 1000 hingga 2000 BNB agar diri mereka terlihat baik.
Mengambil uang keringat para investor senilai puluhan juta dolar, lalu disumbangkan dengan belas kasihan puluhan juta dolar untuk “kegiatan amal”—inilah kebenaran di balik 10 “pusat amal”! Suatu proyek yang benar-benar ingin membangun 10 pusat amal global akan mempublikasikan alamat setiap pusat, anggaran, tim operasional, serta laporan audit keuangan. Namun BabyDoge tidak memiliki apa pun selain beberapa cuitan dan beberapa artikel promosi.
Hingga saat ini,#BabyDoge harga transaksinya sudah turun lebih dari 94% dibandingkan rekor tertinggi sepanjang masa. Tak terhitung investor yang tersentuh oleh kisah-kisah “amal” kini terjebak di dalamnya, tanpa harapan mengembalikan modal mereka sepenuhnya.
