Genius Group telah mengumumkan rencana modal sebesar $1,2 miliar untuk mengembangkan cadangan AI dan Bitcoin-nya, memberi investor akses ke dua pasar yang tumbuh cepat. Perusahaan pendidikan berbasis AI tersebut berencana menggalang dana melalui sekuritas preferen untuk menghindari dilusi pemegang saham biasa, karena menargetkan total aset sebesar $2 miliar pada tahun 2031.

Genius Group Menargetkan $1,6B untuk Cadangan Ganda

Genius Group mengumumkan rencana tersebut pada 27 Agustus 2026, dengan target membangun Cadangan AI sebesar $800 juta dan Cadangan Bitcoin sebesar $827 juta. Secara bersama-sama, kedua cadangan tersebut dapat mencapai sekitar $1,63 miliar.

Rencana ini mengikuti langkah perusahaan sebelumnya yang masuk ke investasi AI. Pada 27 Mei, Genius Group menyetujui AI Treasury-nya, yang disebut AGI Infinity Portfolio, dengan target awal hingga $100 juta.

Perusahaan kemudian melakukan investasi AI pertamanya pada 1 Juni, dengan membeli eksposur pada perusahaan-perusahaan seperti SpaceX, Anthropic, dan OpenAI. Perusahaan juga membeli 10.000 saham Destiny Tech100 dan 800 saham Fundrise Innovation Fund.

Sejak saat itu, Genius Group mengatakan sebagian investasinya di bidang AI telah tumbuh dengan kuat.

Dana Perbendaharaan Bitcoin Raih Target $827M

Bitcoin adalah bagian kunci kedua dari rencana Genius Group. Perusahaan pertama kali memulai Bitcoin Treasury pada November 2024, tetapi kemudian menjual kepemilikan Bitcoinnya dan merencanakan untuk kembali ke pasar ketika kondisi membaik.

Genius Group kini berencana untuk memulai kembali pembelian Bitcoin pada Q4 2026, dengan target jangka panjang sebesar $827 juta dalam kepemilikan Bitcoin.

Perusahaan memandang Bitcoin sebagai aset jangka panjang, sementara AI Treasury-nya berfokus pada perkiraan pertumbuhan industri AI.

Untuk mendanai kedua rencana tersebut, Genius Group berencana menggunakan pendaftaran SEC yang sudah ada sebesar $1,2 miliar untuk menerbitkan sekuritas preferen.

Genius Group Menggunakan Sekuritas Preferen untuk Mengumpulkan Dana $1,2B

Genius Group berencana menggunakan sekuritas preferen permanen untuk mendanai AI dan Bitcoin treasurynya tanpa secara langsung terdilusi pemegang saham biasa. Perusahaan menargetkan penggalangan dana awal sebesar $12,5 juta dan tengah berdiskusi dengan bank investasi terkait penawaran tersebut.

CEO Roger James Hamilton mengatakan,

“Kapital preferen permanen adalah instrumen ideal untuk mempercepat pertumbuhan NAVPS kami serta membangun dua treasuri sekaligus tanpa terdilusi oleh pemegang saham kami.”

Genius Group saat ini memiliki aset bersih sebesar $106,6 juta dan menargetkan mencapai $2 miliar dalam total aset pada FY2031. Perusahaan juga memperkirakan nilai aset bersih per sahamnya akan berada di kisaran $2 hingga $4 dalam lima tahun ke depan.

Pemegang saham telah menyetujui penerbitan saham preferen dan pembelian kembali hingga 20% saham biasa.

Ukuran akhir, tingkat dividen, dan waktu pelaksanaan penawaran masih sedang diputuskan.