Menurut laporan Bloomberg, dolar AS mencatat kenaikan terbesar dalam hampir empat minggu terakhir, berhasil memulihkan sekitar setengah dari penurunan setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent secara tak terduga memberikan dukungan kepada pasar obligasi minggu lalu.

Data inflasi yang dirilis sebelum kenaikan dolar ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

Perubahan pada data makro kembali mengguncang pasar valuta asing, dan kemungkinan besar ekspektasi terhadap jalur kebijakan The Fed yang terus berubah juga akan merambat ke pasar kripto. Investor perlu mewaspadai risiko volatilitas di tingkat makro.

#美元 #美联储 #makro ekonomi