#美元创近四周最大涨幅
Dolar Tiba-tiba Memantul: Jangan Hanya Fokus pada Indeks Dolar—Aset Berisiko Global Mungkin Perlu Dinilai Ulang
Kali ini, menurut saya pemantulan dolar justru merupakan salah satu dari tiga kabar yang paling layak diperhatikan.
Data terbaru menunjukkan indeks dolar sempat naik hingga sekitar 99,14. Pasar juga tengah menantikan data inflasi AS, data tenaga kerja, serta sinyal kebijakan yang akan disampaikan Ketua The Fed di Jackson Hole. Dalam beberapa waktu terakhir, data pekerjaan yang relatif kuat dan tekanan inflasi yang masih tinggi membuat pasar kembali menyesuaikan ekspektasi penurunan suku bunga—bahkan hingga mempertimbangkan potensi kenaikan.
Kenapa ketika dolar naik beberapa poin, trader Crypto harus jadi tegang?
Karena pada dasarnya dolar adalah “keran” bagi aset berisiko global.
Saat dolar melemah, dana cenderung lebih mau mengalir ke aset ber-Beta tinggi seperti BTC, emas, pasar negara berkembang, dan saham teknologi.
Ketika dolar tiba-tiba menguat, dana akan mulai mempertimbangkan kembali:
Kenapa saya masih harus mengambil risiko sebesar ini?
Apalagi sekarang BTC baru saja menembus area sekitar 80.000 dolar, dan banyak altcoin juga mengalami putaran kenaikan cepat.
Di momen seperti ini, dolar yang tiba-tiba memantul seperti ada orang yang tiba-tiba mengecilkan volume musik untuk aset yang sudah berada di level tinggi.
Mungkin tidak langsung ambruk.
Tapi orang yang mengejar kenaikan akan mulai ragu.
Yang lebih merepotkan, imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, ekspektasi inflasi, dan kebijakan The Fed saat ini saling terkait dan saling memengaruhi lagi. Reuters mencatat bahwa pasar tengah menunggu pernyataan Warsh dalam konferensi Jackson Hole, sementara data-data terbaru juga sudah membuat sebagian ekspektasi penurunan suku bunga bergejolak.
Jadi ke depan, saya akan melihat dolar + imbal hasil obligasi AS + BTC secara bersamaan.
Apakah BTC bisa terus naik tidak hanya bergantung pada apakah di kripto ada uang, tetapi juga pada apakah dana global bersedia untuk terus menanggung risiko.
Menguatnya dolar belum tentu berarti siklus bull market sudah berakhir, tapi setidaknya itu mengingatkan kita: jangan menganggap kenaikan sebagai sesuatu yang pasti.
Saat pasar paling nyaman, sering kali pada saat itulah orang paling mudah lengah.