Beberapa poin penting:

1, Hong Kong dan Web3 adalah kombinasi yang saling menguatkan. Keunggulan Hong Kong bukan pada infrastruktur seperti listrik atau ruang server, melainkan pada kedudukan sebagai pusat keuangan, talenta teknologi finansial, mobilitas talenta dari daratan, serta koneksi sistem kelembagaan.


2, Kepopuleran AI tidak akan memengaruhi perkembangan jangka panjang Web3. Di luar Hong Kong, CZ juga melihat potensi Dubai, Abu Dhabi, serta Amerika Serikat setelah kebijakan beralih untuk mendukung industri kripto.

3, Perkembangan RWA jauh melampaui ekspektasi, terutama tokenisasi aset sekuritas (sekuritas di-chain). Saham tradisional memiliki batasan seperti pembukaan rekening, jam perdagangan, dan wilayah. Setelah aset dipindahkan ke blockchain, aset tersebut dapat langsung ditujukan kepada investor global. RWA selanjutnya akan menjadi arah penting.

4, Stablecoin pada dasarnya juga merupakan salah satu bentuk RWA—yakni memindahkan mata uang fiat ke blockchain. Saat ini, stablecoin utama masih stablecoin dolar AS; ke depan, lebih banyak negara mungkin akan mendorong mata uang negaranya agar dapat di-chain.

5, DEX sudah menempuh perjalanan yang sangat panjang: dari Uniswap, PancakeSwap hingga Hyperliquid. Infrastruktur dan pemahaman pengguna sudah jauh lebih matang. Jika kebijakan di AS terus dilonggarkan, kecepatan perkembangan DEX dan seluruh industri kripto dalam beberapa tahun ke depan bisa meningkat secara signifikan.

Penilaian CZ kali ini sangat jelas: Hong Kong berfokus pada finansial + Web3, RWA berfokus pada tokenisasi sekuritas, dan tahap berikutnya industri akan melihat DEX serta pelonggaran regulasi.#币安人生 #RWA

BTC
BTC
79,348.42
+0.01%
UNI
UNI
4.609
+3.48%
CAKE
CAKE
1.74
+0.69%