Binance Isn't Just Building Products. It's Building the Right Ones.

Baru sempat duduk dan dengerin episode pertama Inside Binance.
Jujur, ada beberapa hal yang DG katakan yang membuat saya berpikir lebih dalam dari yang saya kira.
Yang paling mengena adalah soal filosofi produk mereka. Ada pertanyaan yang diajukan, yaitu apakah ada produk yang sengaja Binance pilih untuk tidak dibangun. Jawaban DG sederhana tapi berat: Binance tidak membangun produk yang mudah. Mereka membangun produk yang benar.
Contoh yang DG berikan soal tokenized stocks cukup revealing. Mereka bisa saja membangun versi "synthetic", hanya price exposure, tanpa underlying asset yang real. Itu jauh lebih mudah secara teknis. Tapi mereka memilih untuk membangun versi yang lebih keras: satu yang bisa di-redeem menjadi saham nyata. Alasannya? Karena itulah satu-satunya cara untuk benar-benar menjembatani investor saham tradisional ke dunia tokenized. Bukan jalan pintas, tapi jalan yang benar.
Dan bicara soal stocks, ini yang cukup mengejutkan buat saya. Banyak yang mungkin belum tahu bahwa sekarang sudah bisa trading saham di Binance. Bukan hanya crypto. Produk Stocks dan bStocks hadir untuk dua jenis pengguna yang berbeda: mereka yang datang dari dunia tradfi dan ingin lebih banyak opsi, serta crypto trader yang ingin akses ke pasar saham tanpa harus pindah platform.
Yang juga menarik adalah keputusan mereka soal extended trading hours. Lebih mudah untuk mengikuti jam trading US biasa. Tapi mereka memilih untuk invest lebih banyak dan extend jam tradingnya, supaya crypto trader yang terbiasa trading 24/7 bisa masuk ke produk ini tanpa perlu mengubah kebiasaan mereka.
Dan visi besarnya? DG bilang misi ini tidak akan berakhir. Binance sedang bergerak dari exchange menjadi financial super app , platform yang bisa melayani 3 miliar pengguna berikutnya yang belum tersentuh sistem keuangan yang layak.
Terlambat share ini, tapi tetap layak untuk dibagikan. 🎯
🎧 here
#Binance #BinanceSquare #InsideBinance