SKANDAL DI WASHINGTON: AS DIDUGA CAMPUR TANGAN UNTUK MELINDUNGI SEORANG MAFIA MINYAK DARI VENEZUELA
Sebuah penyelidikan oleh The Washington Post mengungkap sebuah insiden yang berpotensi memunculkan pertanyaan besar terkait kebijakan Washington terhadap Venezuela.
Menurut koran tersebut, pejabat tinggi AS terlibat dalam sebuah penyelidikan kriminal internasional terhadap Alejandro Betancourt, pengusaha minyak Venezuela yang menjadi perantara penting antara pemerintahan Trump dan kekuatan baru Venezuela.
🇺🇸 Titik paling kontroversial: jaksa Swiss telah meminta Amerika Serikat untuk menghentikan Betancourt karena adanya penyelidikan dugaan pencucian uang. Namun, Washington tidak menindaklanjuti permintaan tersebut dan, selanjutnya, memberikan visa AS dengan entri multipel.
Menurut orang-orang yang mengetahui kasus ini, pejabat AS bahkan mendorong agar penyelidikan Swiss berakhir tanpa sanksi pidana serta agar Betancourt bisa bepergian dengan bebas. Departemen Kehakiman menolak untuk berkomentar mengenai pembicaraan spesifik.
🛢️ Mengapa ini begitu penting? Betancourt telah menjadi bagian kunci untuk upaya menghidupkan kembali industri minyak Venezuela. Perusahaannya diduga telah menaikkan produksinya dari sekitar 18.000 menjadi hampir 200.000 barel per hari dalam waktu hanya dua tahun.
Pengusaha tersebut membantah keterlibatan dalam aktivitas ilegal dan tidak pernah dijatuhi hukuman maupun didakwa secara pidana di Amerika Serikat, Swiss, Spanyol, atau Venezuela terkait hal-hal tersebut. (The Washington Post)
🔥 Kasus ini memunculkan sebuah pertanyaan yang meledak-ledak: sejauh apa Washington bersedia melangkah untuk memastikan kontrol dan pengaktifan kembali minyak Venezuela?
Jawabannya mungkin akan mengungkap banyak hal tentang hubungan baru antara Trump, Caracas, dan minyak strategis Venezuela.
Sebuah penyelidikan oleh The Washington Post mengungkap sebuah insiden yang berpotensi memunculkan pertanyaan besar terkait kebijakan Washington terhadap Venezuela.
Menurut koran tersebut, pejabat tinggi AS terlibat dalam sebuah penyelidikan kriminal internasional terhadap Alejandro Betancourt, pengusaha minyak Venezuela yang menjadi perantara penting antara pemerintahan Trump dan kekuatan baru Venezuela.
🇺🇸 Titik paling kontroversial: jaksa Swiss telah meminta Amerika Serikat untuk menghentikan Betancourt karena adanya penyelidikan dugaan pencucian uang. Namun, Washington tidak menindaklanjuti permintaan tersebut dan, selanjutnya, memberikan visa AS dengan entri multipel.
Menurut orang-orang yang mengetahui kasus ini, pejabat AS bahkan mendorong agar penyelidikan Swiss berakhir tanpa sanksi pidana serta agar Betancourt bisa bepergian dengan bebas. Departemen Kehakiman menolak untuk berkomentar mengenai pembicaraan spesifik.
🛢️ Mengapa ini begitu penting? Betancourt telah menjadi bagian kunci untuk upaya menghidupkan kembali industri minyak Venezuela. Perusahaannya diduga telah menaikkan produksinya dari sekitar 18.000 menjadi hampir 200.000 barel per hari dalam waktu hanya dua tahun.
Pengusaha tersebut membantah keterlibatan dalam aktivitas ilegal dan tidak pernah dijatuhi hukuman maupun didakwa secara pidana di Amerika Serikat, Swiss, Spanyol, atau Venezuela terkait hal-hal tersebut. (The Washington Post)
🔥 Kasus ini memunculkan sebuah pertanyaan yang meledak-ledak: sejauh apa Washington bersedia melangkah untuk memastikan kontrol dan pengaktifan kembali minyak Venezuela?
Jawabannya mungkin akan mengungkap banyak hal tentang hubungan baru antara Trump, Caracas, dan minyak strategis Venezuela.
