Wall Street Sedang Menuju 23×5. Tapi Para Trader Sudah Memikirkan 24/7.

Selama puluhan tahun, akses ke pasar AS berputar di sekitar jam perdagangan New York. Model itu mulai berubah karena permintaan global mendorong bursa-bursa tradisional menuju sesi yang lebih panjang.

Namun satu angka menarik perhatian saya:

62% volume bStocks Binance pada bulan Juli terjadi saat pasar AS sedang tutup.

Itu memberi kita petunjuk penting. Para trader global tidak selalu ingin mengatur hari mereka mengikuti jam Wall Street.

Skalanya juga terus tumbuh. Pada bulan Juli, Binance mencatat volume bStock sebesar $14,7B dan volume TradFi-perp sebesar $439B.

Data akhir pekan bahkan lebih menarik.

Dalam tujuh akhir pekan yang diteliti oleh Binance Research, bStocks sudah mencerminkan secara median 92% dari pergerakan pembukaan Senin berikutnya.

Jadi, meski pasar tradisional tutup, penemuan harga tidak selalu menunggu hingga hari Senin.

Karena itulah saya berpikir bahwa pergeseran menuju 23×5 hanyalah satu tahap dari perubahan yang jauh lebih besar.

Pasar 24/7 yang sesungguhnya membutuhkan lebih dari sekadar menjaga bursa tetap buka lebih lama. Penyelesaian transaksi dan infrastruktur di balik perdagangan juga perlu bekerja secara
berkelanjutan.

Infrastruktur kripto sudah menunjukkan seperti apa bentuk model itu.

Pertanyaan sekarang bukan sekadar apakah Wall Street berdagang untuk lebih banyak jam.

Melainkan, apakah pada akhirnya pasar global akan benar-benar berhenti memiliki jam “tutup” sama sekali.

Info lebih lanjut: https://www.binance.com/en/blog/leadership/3428818058810972815