#中国反对美国拟加征7.5%关税
Menanggapi laporan media luar negeri bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan mengenakan tarif tambahan 7,5% atas sebagian barang impor dari Tiongkok dengan alasan “kelebihan kapasitas”, Kementerian Perdagangan Tiongkok pada tanggal 27 mengadakan konferensi pers rutin dan memberikan respons yang tegas. Pihaknya menegaskan Tiongkok dengan tegas menolak hal tersebut, serta menyatakan akan mempertahankan hak untuk mengambil semua langkah yang diperlukan.

Juru bicara Kementerian Perdagangan menyebutkan bahwa pihak AS selama ini menggunakan dalih “kelebihan kapasitas” yang tidak jelas dasarnya untuk melancarkan penyelidikan 301 terhadap berbagai entitas ekonomi, termasuk Tiongkok. Menurutnya, hal ini pada intinya merupakan upaya mempolitisasi sepenuhnya masalah ekonomi dan perdagangan, yang tak lain adalah tindakan unilateral dan proteksionisme perdagangan. Pihak Tiongkok menegaskan kembali bahwa daya saing global industri-industri terkait berasal dari inovasi teknologi dan keunggulan pasar, bukan karena apa yang disebut subsidi atau kelebihan kapasitas.

Seiring kemungkinan terjadinya dialog tingkat tinggi dan pertemuan puncak antara AS dan Tiongkok, persaingan kedua pihak dalam isu ekonomi dan perdagangan serta tarif terus meningkat. Para analis menyatakan bahwa jika pihak AS akhirnya menerapkan langkah tarif tersebut, tingkat tarif rata-rata secara keseluruhan kemungkinan akan naik lebih tinggi. Hal ini tidak hanya akan membawa variabel baru bagi stabilitas rantai pasok global, tetapi juga menambah lebih banyak ketidakpastian pada hubungan perdagangan kedua negara di masa depan.