Ceritain dua hari terakhir proyek #Tapeout yang lagi hot ini.
Yang nggak ada hubungannya sama kepentingan: saya nggak beli transistor juga nggak beli $BEM, tapi pas ketemu hal baru yang belum saya pahami, kebiasaan refleksnya dulu—pua diri sendiri: “Kamu aja nggak paham ini, kamu masih bisa ngapain?”
Tapi karena saya orangnya sangat malas, saya memilih cara yang kelihatannya seperti riset tapi nyatanya masih nggak paham: serahin ke AI.
Jalur ini mirip dengan cara kamu di media sosial lihat satu poin pengetahuan, entah kenapa langsung aja pencet bookmark tanpa mikir panjang—inti logikanya sama.
Setelah saya lihat respons AI yang dikasih, saya kira kira ini semacam game seperti menyusun balok lego: menyusun dan mengombinasikan komponen jadi satu, membangun berbagai “jalur”. Kalau jalur yang kamu bangun bisa sampai ke tujuan dengan akurat, sekaligus rutenya paling pendek dan belokannya paling minim, kamu bisa dapat bonus Buff untuk menggali lebih banyak token BEM, lalu menukarnya jadi uang. Membangun jalan butuh komponen, komponen perlu uang untuk dibeli.
Jadi dari sudut pandang ini, tetap saja modelnya: investasi—nambang—balik modal atau cari uang. Tapi ini bukan penilaian nilai, karena di dunia koin juga udara murni bisa diperdagangkan, dan bahkan lebih gampang diperdagangkan.
Yang menarik di sisi lain adalah cara menyusun ini bentuknya kompetisi. Kamu kerja keras menyusun jalur paling optimal, baru sehari kemudian orang lain membangun jalur yang lebih unggul dari kamu—rasanya nggak mungkin nggak kepengin mengungguli dia, dan kompetisinya pun dimulai.
Saya minta ChatGPT mencoba menantang beberapa soal dengan batas jumlah komponen, mencari apakah bisa dapat posisi pertama di papan peringkat. Versi ChatGPT 100U/bulan, ketika dijalankan pemakaian sudah lebih dari 60% tapi belum berhasil. Total akumulasi penggunaan GPT dari awal sampai akhir mendekati 20 jam. Hari ini saya pause manual, menyerah deh.
Itu semua pengalaman saya Tapeout.
Yang nggak ada hubungannya sama kepentingan: saya nggak beli transistor juga nggak beli $BEM, tapi pas ketemu hal baru yang belum saya pahami, kebiasaan refleksnya dulu—pua diri sendiri: “Kamu aja nggak paham ini, kamu masih bisa ngapain?”
Tapi karena saya orangnya sangat malas, saya memilih cara yang kelihatannya seperti riset tapi nyatanya masih nggak paham: serahin ke AI.
Jalur ini mirip dengan cara kamu di media sosial lihat satu poin pengetahuan, entah kenapa langsung aja pencet bookmark tanpa mikir panjang—inti logikanya sama.
Setelah saya lihat respons AI yang dikasih, saya kira kira ini semacam game seperti menyusun balok lego: menyusun dan mengombinasikan komponen jadi satu, membangun berbagai “jalur”. Kalau jalur yang kamu bangun bisa sampai ke tujuan dengan akurat, sekaligus rutenya paling pendek dan belokannya paling minim, kamu bisa dapat bonus Buff untuk menggali lebih banyak token BEM, lalu menukarnya jadi uang. Membangun jalan butuh komponen, komponen perlu uang untuk dibeli.
Jadi dari sudut pandang ini, tetap saja modelnya: investasi—nambang—balik modal atau cari uang. Tapi ini bukan penilaian nilai, karena di dunia koin juga udara murni bisa diperdagangkan, dan bahkan lebih gampang diperdagangkan.
Yang menarik di sisi lain adalah cara menyusun ini bentuknya kompetisi. Kamu kerja keras menyusun jalur paling optimal, baru sehari kemudian orang lain membangun jalur yang lebih unggul dari kamu—rasanya nggak mungkin nggak kepengin mengungguli dia, dan kompetisinya pun dimulai.
Saya minta ChatGPT mencoba menantang beberapa soal dengan batas jumlah komponen, mencari apakah bisa dapat posisi pertama di papan peringkat. Versi ChatGPT 100U/bulan, ketika dijalankan pemakaian sudah lebih dari 60% tapi belum berhasil. Total akumulasi penggunaan GPT dari awal sampai akhir mendekati 20 jam. Hari ini saya pause manual, menyerah deh.
Itu semua pengalaman saya Tapeout.

