#xrpleadscryptopullbackdropsnearly7%
XRP Turun 7% Setelah Reli 44% karena Trader Mengamati Dukungan $1,40
XRP menghadapi tekanan jual yang muncul kembali setelah salah satu reli mingguan terkuatnya, turun hampir 7% dalam 24 jam setelah mencapai area resistensi $1,66.
Penarikan kembali terjadi setelah XRP naik sekitar 44% dalam seminggu, sehingga pengambilan profit dan pelepasan leverage menjadi risiko alami ketika momentum mendingin.
📉 $1,40 Menjadi Level Kunci
Fokus langsung sekarang adalah dukungan psikologis $1,40.
Jika XRP mampu bertahan di level ini, penurunan yang sedang terjadi bisa tetap menjadi koreksi normal setelah reli tajam tersebut.
Namun, jika harga tembus di bawah $1.40, tekanan jual bisa meningkat dan berpotensi mendorong XRP menuju area $1.35.
Pemulihan kembali di atas $1.43–$1.45 akan menjadi tanda awal bahwa para pembeli mulai kembali mengendalikan.
🐋 Fundamental Masih Terlihat Menarik
Meskipun ada pelemahan jangka pendek, beberapa faktor terus mendukung narasi XRP dalam jangka panjang.
Pasokan RLUSD yang dilaporkan telah melewati $2 miliar, sementara arus masuk ETF XRP dan aktivitas paus yang kembali meningkat menjaga sorotan pada permintaan institusional dan pemegang besar.
Aktivitas XRPL juga tetap relatif stabil, yang menunjukkan penurunan harga baru-baru ini tidak harus diiringi oleh runtuhnya aktivitas jaringan.
🎯 Koreksi atau Pembalikan Tren?
Penurunan 7% setelah reli mingguan 44% tidak otomatis menandakan bahwa tren yang lebih luas telah berakhir.
Pasar sekarang perlu menentukan apakah ini hanya pengambilan keuntungan setelah pergerakan agresif atau awal dari koreksi yang lebih dalam.
Bagi para trader, level-levelnya sederhana:
$1.40 bertahan → pemulihan masih mungkin.
$1.40 tembus → $1.35 menjadi area berikutnya yang perlu dipantau.
$1.43–$1.45 direbut kembali → momentum bisa mulai menguat lagi.
👀 XRP tidak perlu membuat rekor tertinggi baru hari ini. Yang perlu dibuktikan adalah bahwa $1.40 bisa bertahan.



#xrp #Ripple #Crypto #Altcoins #cryptotrading #XRPPricePrediction

