BTC masih berfluktuasi di area tertinggi tanpa menunjukkan arah yang jelas. Fokus utama tetap pada perubahan pergerakan harga di sekitar titik terendah saat koreksi di 75.600.

Sejak BTC menembus di atas 79.000, ia mulai melakukan konsolidasi di area tinggi. Hari ini sudah memasuki hari ke-6 fase konsolidasi tersebut. Entah untuk mencerna posisi long atau untuk menghabisi posisi short, ke depannya seharusnya akan muncul arah yang lebih pasti. Jadi, harga yang paling saya perhatikan adalah perilaku harga di sekitar titik terendah koreksi 75.600.

Mengapa perlu fokus pada titik terendah 75.600? Karena 75.600 adalah titik terendah saat BTC melakukan koreksi setelah naik ke 79.500, sekaligus menjadi titik awal kenaikan untuk melesat ke 81.200. Tidak diragukan lagi, di sekitar 75.600 terdapat sejumlah besar likuidasi/stop loss pihak long. Baik dilihat dari sudut koreksi maupun dari sisi perburuan stop loss, jika harga bisa bergerak ke area tersebut, menurut saya itu pilihan yang cukup baik.

Selain itu, BTC terus berfluktuasi di bawah 79.500 dan belum menembus tekanan di 79.500 secara penuh. Selama belum menembus 79.500, kita anggap bahwa pergerakan pasar masih didominasi oleh fase koreksi. Sebab, di atas 79.500 terdapat sejumlah posisi yang terjebak (bag holding) yang membutuhkan waktu untuk dicerna serta melalui proses washout/konsolidasi.

Terakhir, kita juga perlu memantau perubahan supply dalam rentang 75.600–79.500. Jika terjadi kenaikan dengan volume yang menyusut (shrinking volume) dan penurunan dengan volume yang meningkat (expanding volume) sehingga membentuk pola konsolidasi, maka kita anggap bahwa area ini sedang didistribusikan (distribusi/pengambilan). Dalam jangka waktu berikutnya kemungkinan akan terjadi koreksi. Namun, jika di area konsolidasi tersebut tidak muncul penurunan dengan volume besar—melainkan konsolidasi tanpa volume, maka kita menilai bahwa supply di sini sudah terserap habis, sehingga ke depannya masih berpotensi naik.

Jadi, pada rentang konsolidasi 75.600–79.500, perlu fokus pada perubahan volume transaksi. Jika terjadi penurunan dengan volume besar, perlu waspada terhadap kemungkinan distribusi untuk membentuk puncak (top) yang sedang dibangun. Jika konsolidasi terjadi tanpa volume, maka ke depan masih mungkin ada kelanjutan kenaikan.